SURABAYA I rakyatjelata.com - Restu Novi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Jawa Timur itu, mengakhiri masa jabatannya sebagai Pejabat sementara (PJs) Wali Kota Surabaya setelah menggantikan kepemimpinan Eri Cahyadi di masa cuti kampanye selama dua bulan (60 hari). Restu Novi menyebutkan selama dua bulan menjadi PJs Wali Kota Surabaya, ia telah melakukan inspeksi pelayanan di 31 kecamatan Surabaya. Ia menyampaikan, seluruh pelayanan di 31 kecamatan berjalan lancar dan baik.
Restu Novi juga memastikan, telah melakukan sosialisasi pemilihan umum (Pemilu) 2024 di setiap kecamatan. Dalam sosialisasi pemilu sebelumnya, Ia menekankan, jumlah partisipasi pemilih di tiap kecamatan harus meningkat dan melebihi target.
“Staf bapak (Eri Cahyadi) di kecamatan dalam keadaan baik-baik saja pelayanannya. Tinggal kemarin saya tekankan untuk partisipasi pemilih lebihi target, ada beberapa yang saya target 95 persen. Jadi, kita selain memastikan keadaan kampanye aman, juga bagaimana kita meningkatkan partisipasi pemilih di Surabaya,” ujar Restu Novi setelah serah terima jabatan kepada Eri Cahyadi, Sabtu (23/11/2024).
Di samping itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengucapkan banyak terima kasih kepada Restu Novi yang telah melaksanakan tugas sebagai PJs Wali Kota Surabaya selama ia menjalani masa cuti dua bulan terakhir. Menurutnya, menjadi wali kota itu tidak mudah dan menanggung beban berat, karena harus berhadapan secara langsung dengan masyarakat.
Maka dari itu, di sisa masa jabatannya sebagai wali kota, Eri Cahyadi ingin, pekerjaan yang telah dikerjakan selama dua bulan terkahir oleh PJs Wali Kota Restu Novi dilanjutkan untuk menjadikan Surabaya lebih baik lagi. “Pada kesempatan ini saya matur nuwun sanget (terima kasih banyak) Bu PJs Novi, karena telah menjaga Kota Surabaya tetap berjalan di dalam jalurnya,” kata Wali Kota Eri.
Setelah mengakhiri masa cuti kampanye, Wali Kota Eri Cahyadi akan melanjutkan beberapa program ke depannya. Selain itu, ia juga memastikan kembali berapa total Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sudah diterima Pemkot Surabaya, mengingat saat ini telah memasuki akhir tahun.
“Yang ketiga, saya akan memastikan pelayanan publik masih berjalan sesuai sebelum saya cuti kemarin,” ujar Wali Kota Eri.
Selain itu, ia juga akan memastikan proyek-proyek strategis yang sebelumnya sudah berjalan apakah sudah selesai dikerjakan atau belum. Karena, ia melanjutkan, seharusnya proyek-proyek pemkot yang berjalan sebelum ia cuti, harus sudah selesai pada November 2024.
“Proyek itu harusnya selesai ya, di bulan November harusnya selesai. Jadi nanti akan saya cek kembali, karena ada masa pemeliharaan selama 100 hari, nah itu kalau dia belum melewati masa itu tidak jadi masalah, kalau melewati masa itu secara otomatis harus ada jaminan pelaksanaan perpanjangan waktu, kalau ada perpanjangan waktu juga harus ada alasan yang tepat,” jelasnya.
Beberapa proyek tersebut diantaranya adalah, RSUD Surabaya Timur dan Tunnel Joyoboyo. Dua proyek tersebut, seharusnya sudah harus rampung dikerjakan pada akhir tahun 2024.
“Harusnya (diresmikan) november atau desember ini, tapi kemarin Bu PJs bilang ada perpanjangan waktu. Termasuk tunnel juga, karena itu kan proyek satu tahun anggaran, bukan multiyears,” pungkasnya. (Ndro)
Editor : hendro