rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Peras Pengusaha Minyak Tradisional, 5 Oknum Wartawan di Ringkus Polisi Bojonegoro

Rakyatjelata.com - Polres Bojonegoro menggelar Konferensi Pers ungkap Kasus pemerasan terhadap pengusaha minyak Tradisional yang dilakukan oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai wartawan. Kamis (4/1/2024) siang.

Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto diwakili Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amrullah mengatakan, dalam kasus ini pihaknya mengamankan 5 orang dan telah ditetapkan tersangka.

"Kelimanya berinisial OR (48), TU (46), GHM (31) Ketiganya beralamatkan Pasuruan, dan I (46) dan S (31) beralamat Bojonegoro. Kelimanya yang merupakan aktor intelktual ini ditangkap saat satu mobil di jembrana Bali pas sedang liburan tahun baru."ujarnya

AKP Fahmi menjelaskan, Pemerasan ini terjadi pada 25 Desember 2023 lalu atau tepatnya saat perayaan natal. Pada saat itu mereka mendatangi lapak Nuralim pengusaha solar di Desa / Kecamatan Kedewan, Bojonegoro.

"Mereka datang bersama 17 orang dengan mengendarai 3 mobil, Namun kelimanya yang menjadi aktor intelektualnya ini tidak begitu kenal dengan wartawan lainnya yang datang bersamaan tersebut,"Jelasnya.

Lanjutnya, Pada saat itu, mereka mengaku sedang melakukan operasi gabungan dan menanyakan izin usaha minyak milik korban. Karena tidak bisa menunjukkan izin akhirnya mereka meminta uang 100 juta agar tidak dilaporkan ke polisi dan di tulis ke media.

"Awalnya minta 100 juta, namun setelah terjadi tawar menawar akhirnya disepakati Rp 30 juta, dan uang itu lalu di transfer di rekening OR salah satu dari mereka yang kemudian di bagi - bagi sesuai dengan peran mereka masing masing."Terangnya

Selain mengamankan tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti, satu unit mobil Avanza warna putih Nopol terpasang N 1268 WS, lima buah handphone, satu lembar cetak rekening koran, lima buah id card wartawan, dan satu buah atm BRI.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan sangkaan Pasal 368 KUHP dan atau Pasal 369 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 KUHP Tentang Pemerasan dan atau Penipuan dan atau serta melakukan tindak pidana dengan hukuman ancaman paling lama 9 tahun penjara,"Pungkasnya. (Arif)

Editor : arif