rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Dewan Pers Berikan Sosialisasi Dengan Tema "Indeks Kemerdekaan Pers 2023"

SURABAYA | rakyatjelata.com - Dewan Pers kali ini tidak main main. Pada hari Rabu 11 Oktober 2023 telah di selenggarakan adanya sosialisasi terhadap para lembaga Pers dan perusahaan media khususnya di area Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Grand Dafam Signatur Indonesia Jl Embong Kaliasin no 4 - 10 Kecamatan Genteng Surabaya. Sosialisasi kali ini bertemakan "Indeks Kemerdekaan Pers 2023".

Pemaparan yang di berikan oleh kedua narasumber yaitu Atmaji Sapto Anggoro sebagai anggota Dewan Pers dan Winarto sebagai tenaga ahli Dewan Pers cukup gamblang. dengan tujuan peningkatan kapasitas media dan pendampingan bagi perusahaan Pers tentang Verifikasi di dewan pers bertujuan agar dapat mendorong pertumbuhan media  berbasis internet  (Media Online) dapat mengikuti irama serta tuntutan akan perkembangan jaman saat ini.
Rabu, 11 Oktober 2023

Baca Juga: SMSI: PERS nya Sakit, Negara Ini Tidak Baik Baik Saja

Mengingat dunia komunikasi yang begitu cepat sehingga banyak berpengaruh kepada keberlangsungan media cetak, terbukti saat ini media cetak banyak yang bertransformasi ke Media Online. Ini menunjukan bahwa percepatan dalam dunia komunikasi tidak bisa di anggap remeh. Sebagai pondasi dalam mempertahankan eksistensi media yang di kelola maka harus selalu melahirkan terobosan baru terutama pada sistem perolehan informasi itu sendiri. 


Dalam penjelasan yang di berikan oleh Winarto sebagai tenaga Ahli Dewan Pers banyak memberikan wawasan bahwa perusahaan media saat ini jangan bergantung pada satu sumber saja melainkan harus dapat berinovasi agar konten yang di suguhkan mendapat tempat di hati pembaca. 

Baca Juga: Polri dan Dewan Pers Sosialiasi Perlindungan Kemerdekaan Pers


Terutama konten yang  di unggah jangan bergantung pada rilis dari kehumasan. Sebab bagaimanapun namanya wartawan harus memberikan informasi yang fres dan sesuai fakta. 


"Kalau bergantung pada instansi biasanya tidak independent lagi dan merasa tidak enak, untuk itu di harapkan dapat mengulas berita secara original agar suguhan kontennya benar benar sesuai dengan fakta." Terangnya. 

Baca Juga: Polri, KPU, Bawaslu, KPI, PWI dan Dewan Pers Bertemu, Bahas Pencegahan Berita Hoax Jelang Pemilu 2024


"Bagi perusahaan media yang sedang berkembang jangan berkecil hati, masih banyak cara atau konsep yang bisa dilakukan agar media kita bisa berkembang, untuk proses verifikasi jika berkasnya lengkap gak akan lama kok, insha allah 3 bulan sudah terverikasi secara Faktual." Pungkasnya sambil menutup acara . 


Dengan berakhirnya sosialisasi yang di berikan oleh Dewan Pers dapat di simpulkan bahwa kemerdekaan Pers haruslah tetap menjadi garda terdepan bagi dunia Komunikasi. (Ki) 

Editor : arif

Artikel   

Mengamati Badai PHK 2026

Oleh:Arief Supriyono Ketika Janji Pemerintah Kalah Cepat dari Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) Kondisi Ekonomi Indonesia saat ini menghadapi tantangan…