Bojonegoro - Sri Rahayu, warga Desa Kedungbondo, Balen, Bojonegoro, tak sadar jika ia telah menjadi korban pencurian. Justru ia baru sadar dikeesokan harinya.
Hal itu seperti yang di sampaikan Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto dalam konferensi pers ungkap kasus di Mapolres. Kamis (6/4/2023).
Kejadiannya, Kamis 23 maret 2023, saat itu korban memasukkan uang 130 Juta ke tas hitam lalu menyimpannya didalam almari kamar kemudian korban pergi ke musholla untuk sholat tarawih.
Sepulang sholat tarawih, keadaan rumah masih biasa, hanya saja pintu almari terbuka, meski begitu ia tak sadar telah kemalingan, sehingga korban kembali menutup pintu almari dan beraktifitas seperti biasa di malam itu.
Keesokan harinya, alangkah kagetnya, Ketika korban akan ambil uang untuk bayar pembelian ayam. uang 130 juta telah hilang, Tak hanya uang, gelang emas senilai sekitar 16,4 juta juga turut raib.
Setelah sadar dirinya adalah korban pencurian, sehingga korban langsung melaporkan ke pihak polisi. Dan akhirnya setelah dilakukan penyelidikan, dan tak butuh waktu lama polisi berhasil meringkus pelaku.
Yang lebih syok, lagi ternyata pelaku yang saat ini telah menjadi tersangk adalah karyawannya sendiri yang berinisial S (30), warga Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Bojonegoro.
Adapun modus pelaku, saat rumah korban sepi karena ditinggal sholat tarawih, lalu pelaku masuk ke dalam rumah melalui jendela, masuk kamar korban, lalu mencongkel lemari korban dengan obeng selanjutnya menggasak uang dan barang korban. (Kim/ARH)
Editor : arif