rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Anggaran Rp221 Juta BUMDes Mekarasih Jadi Sorotan, Pj Kades Tunggu Hasil Audit

avatar rakyatjelata.com
Ilustrasi koruptor, tikus melambangkan keserakahkan binatang yang tak punya malu
Ilustrasi koruptor, tikus melambangkan keserakahkan binatang yang tak punya malu

KARAWANG I rakyatjelata.com - Dugaan penyusutan modal dan kegagalan panen yang terjadi di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, mendapat tanggapan resmi dari Penjabat (Pj) Kepala Desa Mekarasih, Yasser Arafat.

Yasser menegaskan bahwa penyaluran anggaran sebesar Rp221 juta pada tahun 2025 telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun demikian, pihaknya memilih menunggu hasil pemeriksaan khusus yang saat ini tengah dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Karawang.

Baca Juga: PJS dan Direktur BUMDes Mekarasih Kompak Blokir Media: Dana Rp26 Juta Dipakai Pribadi, 11 Hektare Sawah Gagal Total

“Anggaran sudah diserahkan kepada direktur sesuai ketentuan. Risiko usaha seperti cuaca dan hama memang ada. Segala kejelasan nanti kita lihat hasil tim pemeriksa,” ujar Yasser Arafat, Rabu (17/6/2026).

Pemeriksaan khusus tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 22 Juni hingga akhir bulan ini guna menelusuri berbagai persoalan yang mencuat dalam pengelolaan BUMDes Mekarasih.

Pernyataan Pj Kepala Desa itu mendapat sorotan dari pengamat pemerintahan yang juga Ketua LBH Maskar Indonesia, H. Nanang Komarudin, S.H., M.H. Menurutnya, pengelolaan usaha desa yang mengalami kerugian secara berulang perlu dievaluasi secara menyeluruh, termasuk terkait pengawasan dan pertanggungjawaban penggunaan dana.

“Apabila kerugian terus terjadi, tentu harus ada evaluasi. Pengelolaan aset dan dana desa harus dilakukan secara akuntabel demi kepentingan masyarakat,” kata Nanang.

Ia juga berharap tim pemeriksa dari Inspektorat Kabupaten Karawang dapat bekerja secara profesional dan independen dalam menelusuri seluruh aliran dana serta mekanisme pengelolaan BUMDes yang menjadi sorotan publik.

“Kami berharap tim pemeriksa teliti menelusuri setiap aliran dana dan meminta pertanggungjawaban semua pihak sesuai fakta dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung dan hasil resmi dari Inspektorat Kabupaten Karawang belum diumumkan kepada publik. Berbagai pihak pun menunggu hasil pemeriksaan tersebut untuk memperoleh kejelasan mengenai kondisi keuangan dan pengelolaan BUMDes Mekarasih. (@di)

Editor : hendro