SAMPANG | rakyatjelata.com – Tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sampang yang sebelumnya sempat berhenti beroperasi kini kembali menjalankan layanan secara normal.
Ketujuh SPPG tersebut antara lain SPPG Sampang Ketapang Pangereman yang dipimpin Ismail Marzuki, SPPG Sampang Kedungdung Daleman 2 dengan Kepala SPPG Ahmad Said.
SPPG Sampang Torjun Pangongsean yang dikepalai Robiatul Adawiyah, SPPG Sampang Sreseh Noteh 2 dipimpin Deri Efendi, SPPG Sampang Torjun Krampon dengan Kepala SPPG Atiqurrahman Jaya.
SPPG Sampang Jrengik Taman 2 dipimpin Abdillah Nauvally Rizky, serta SPPG Banyuates dengan Kepala SPPG Ahzamzam Erendy.
Sebelumnya, operasional ketujuh SPPG tersebut sempat terhenti karena belum adanya kepastian anggaran operasional. Kondisi itu kemudian memunculkan isu di masyarakat bahwa SPPG dibekukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Menanggapi isu tersebut, Sekretaris Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sampang, Sudarmanto, menegaskan bahwa kabar pembekuan tersebut tidak benar.
Ia menjelaskan bahwa penghentian sementara murni disebabkan kekhawatiran pihak pengelola SPPG terkait mekanisme dan kepastian pembayaran anggaran dari BGN.
“Tidak ada pembekuan dari BGN. Mereka hanya berhenti sementara karena khawatir soal pembayaran. Sejak 8 Januari kemarin seluruh SPPG sudah kembali beroperasi seperti biasa,” ujar Sudarmanto, Selasa (13/1/2026).
Dengan kembali normalnya operasional SPPG tersebut, pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat khususnya penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sampang diharapkan dapat berjalan lancar tanpa hambatan. (Red/rakyatjelata)
Editor : hendro