Amerika Serikat | rakyatjelata.com — Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait Greenland. Dalam sebuah pertemuan tertutup dengan para eksekutif perusahaan minyak pada Jumat lalu.
Trump menyampaikan sikap tegas mengenai kepentingan strategis Amerika Serikat terhadap wilayah tersebut.
Trump secara terbuka menyatakan bahwa Amerika Serikat harus “melakukan sesuatu terhadap Greenland, suka atau tidak suka mereka.” Pernyataan itu menegaskan pandangannya bahwa Greenland memiliki posisi geopolitik yang sangat penting bagi kepentingan keamanan nasional AS.
"do something on Greenland whether they like it or not."
"If we don't do it, Russia or China will take over Greenland, and we're not going to have Russia or China as a neighbor," Trump said in a meeting with oil executives Friday."
“Jika kita tidak melakukannya, Rusia atau China akan mengambil alih Greenland, dan kita tidak akan membiarkan Rusia atau China menjadi tetangga kita,”
kata Trump dalam sebuah pertemuan dengan para eksekutif perusahaan minyak pada hari Jumat 10 Januari 2026.
Nada pernyataan Trump dinilai cukup keras dan kembali memicu perhatian publik internasional, mengingat Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark dan bukan bagian dari Amerika Serikat.
Sikap ini juga mengingatkan publik pada pernyataan Trump di masa lalu yang sempat menyebut kemungkinan pembelian Greenland oleh AS.
Dalam kesempatan itu, Trump juga dikabarkan menyinggung kemungkinan Amerika Serikat mengambil langkah ekstrem di forum internasional, termasuk tidak menutup kemungkinan untuk keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), apabila kepentingan strategis AS tidak mendapat ruang yang dianggap memadai.
Sejumlah pengamat menilai pernyataan tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran Amerika Serikat terhadap ekspansi pengaruh Rusia dan China di kawasan Arktik, yang kaya sumber daya alam serta memiliki nilai strategis militer dan ekonomi. (Ki/Red)
Editor : Admin Rakyatjelata