rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Miris, Emak Enti Penerima Manfaat Rutilahu di Karawang Mengeluarkan Uang, Warga Sebut Ada Oknum Pelaksana

avatar rakyatjelata.com
Emak Enti wanita lanjut usia yang disebut-sebut mengeluarkan uang untuk program Rutilahu di Desa desa Puseurjaya kecamatan Teluk Jambe Timur kabupaten Karawang (Foto: Dok @di/rakyatjelata karawang)
Emak Enti wanita lanjut usia yang disebut-sebut mengeluarkan uang untuk program Rutilahu di Desa desa Puseurjaya kecamatan Teluk Jambe Timur kabupaten Karawang (Foto: Dok @di/rakyatjelata karawang)

KARAWANG | rakyatjelata.com
Sungguh Miris penerima manfaat Rumah Tidak Layak Huni (rutiilahu) sampai mengeluarkan biaya mencapai jutaan rupiah. Namun saat ini belum ada penggantian dari pihak pelaksana proyek Rutilahu yang pada saat itu mengerjakan, Rabu ( 24/9/2025).

Hal ini di alami oleh emak Enti sebagai penerima bantuan Rutilahu pada tahun 2024 yang lokasinya berada di Babakan RT 04 RW 01 desa Puseurjaya kecamatan Teluk Jambe Timur kabupaten Karawang Jawa barat. Berdasarkan informasi yang didapat, Emak Enti mengluarkan sejumlah uang sekitar Rp 1.600.000 (satu juta enam ratus ribu rupiah) sedangkan pengeluaran uang tersebut sangatlah besar bagi Emak Enti.

Kepala Dusun Desa Puserjaya Nurdin juga mengatakan “, iya pak kasihan itu Emak Enti mana sudah tua mendapatkan bantuan Rutilahu tapi sempat keluar uang yang katanya untuk membeli keperluan bangunan. Tapi sampai sekarang setelah selesai rumahnya tidak di ganti sama pelaksana dan di tinggal begitu saja," ujarnya.

sementara warga mengeluh dan berharap persoalan ini bisa didengar kepada Bupati Karawang, agar bisa memberikan teguran terhadap kontraktor atau pelaksana yang nakal.

"Apalagi ini, Emak Enti orang yang sudah tua mendapatkan bantuan Rutilahu malah keluar uang," pungkas Nurdin ke awak media di kediamannya.

Dengan adanya informasi ini Kepala Dinas PRKP dan Bupati Karawang agar segera memberikan teguran terhadap kontraktor. Adanya program Rutilahu malah memberikan beban kepada penerima manfaatnya karena mereka orang tidak mampu.

Red

Editor : hendro