rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Aksi Organisasi Madura Demo di Polda Jatim, DPP Madas Anak Serumpun Angkat Bicara

avatar rakyatjelata.com
Wakil Ketua Umum DPP Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS) Muhammad Ridwansyah (Foto: Dok rakyatjelata/hendro)
Wakil Ketua Umum DPP Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS) Muhammad Ridwansyah (Foto: Dok rakyatjelata/hendro)

SURABAYA I rakyatjelata.com - Sebuah video di media sosial memperlihatkan Aksi yang dilakukan sekelompok yang mengatasnamakan organisasi lembaga swadaya masyarakat, Diketahui kejadian tersebut terjadi demo di depan Polda Jawa Timur pada hari Jum'at (5/12).

Dalam unggahan video tersebut, seseorang pemuda yang menggunakan atribut Madas mengucapkan bahwa dirinya tidak pernah mencari masalah dengan orang lain, maka dari itu Madas akan membuat masalah ketika dipermasalahkan.

"Jangan mencari masalah dengan Madas kalau tidak mau terjadi masalah di kota Surabaya. Jangan mencari masalah karena madas tidak mencari masalah, ketika madas dipermasalahkan maka disitulah madas akan membuat masalah," ujar pemuda yang memberikan ucapan di medsos.

"Surabaya lumpuh, lumpuh total, lumpuh total," imbuh kata pemuda tersebut.


DPP Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS) Angkat Bicara

Wakil Ketua Umum DPP Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS) Muhammad Ridwansyah menegaskan, bahwa organisasi tersebut bukan bagian dari MADAS Anak Serumpun pendiri alm Berlian. Pihaknya juga telah mengupayakan langkah hukum atas kejadian yang mengatasnamakan MADAS.

“Dari segi AHU Kemenkum beda antara kami dengan mereka yang mencatut nama MADAS. Kami ingin menjaga Surabaya kondusif dan tidak ingin ada gejolak di Surabaya,” tegasnya, Senin (8/12/2025).

Dalam keterangan yang disampaikan Ridwansyah melalui video tersebut, ia tidak membenarkan bahwa ormas yang mendatangi mapolda jatim tempo hari bukanlah Madas bagian dari organisasinya.

Lebih lanjut atas kejadian tersebut tentu dirinya tidak membenarkan itu adalah Madas sesungguhnya.

"Warga jawa timur dulur-dulur surabaya, asal jenengan-jenengan tahu bahwa yang kemaren melakukan aksi di polda jatim, mengganggu alur lalu lintas, yang mengganggu ketertiban itu bukan Madas," tegas Ridwansyah.

"Sekali lagi Madas itu Madura Asli Daerah Anak Serumpun, dan yang melakukan aksi itu adalah Madura Asli Sedarah, hanya mereka masih enggan melepas nama Madas," terangnya.

Terlebih Ridwansyah akan segera melakukan upaya tindakan hukum yang diduga telah mencoreng nama organisasi Madas.

"Sekali lagi, yang kemaren demo di polda jatim mereka bukan Madas, mereka bukan Madas," pungkasnya. (Ndro)

Editor : hendro