SURABAYA | rakyatjelata.com - Setelah 13 perusahaan dari sektor perkebunan sawit dan pertambangan dinyatakan kompatibel dengan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) dan menerima penghargaan dalam ajang Anugerah Bisnis dan HAM (BHAM) 2025 yang digelar Setara Institute di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Muncul beberapa tanggapan positif di kalangan pengusaha di sektor tersebut
Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai telah menerapkan prinsip Responsible Business Conduct dan mengintegrasikan perlindungan HAM ke dalam operasional bisnisnya.
Selasa,2 Desember 2025
Setara Institute yang dinilai berperan penting mendorong perusahaan menerapkan standar HAM secara berkelanjutan karena banyak pihak yang mengapresiasi ajang penghargaan ini mengingat Setara Institute memiliki kredibilitas dan integritas yang luas.
Baca Juga: Peringati 32 Tahun Peristiwa FAMI Fitra Jaya " Ini Awal Perlawanan Terbuka terhadap Soeharto"
Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua KADIN Jatim Bidang Antar Lembaga Fitradjaja Purnama beranggapan bahwa apresiasi ini sangat bagus dan momentumenal.
Saat di temui oleh awak media rakyatjelata.com dirinya nampak sangat apresiatif sekali dengan terobosan tersebut.
"Oh bagus, ini terobosan yang bagus oleh lembaga kredibel semacam Setara Institute ini. Masyarakat kan mengenal betul Setara Institute untuk demokrasi dan hak asasi manusia. Dan, kalau kemudian masuk ke penilaian terhadap dunia usaha dan perusahaan tentu bagus." Tuturnya
Selain itu Fitra juga menambahkan,"Dulu kan Kita sering mendengar kolusi antara pengusaha dan penguasa. Dan, Setara Institute sering kali menyoroti sisi penguasa, pejabat atau pemerintah. Namun kali ini mereka menyoroti dunia usaha atau pengusahanya. Lebih lebih, polanya bukan lagi seperti yang sebelumnya. Biasanya yang disoroti soal pelanggaran HAM. Ditujukan kepada pemerintah. Sisi pelanggaran HAM-nya. Kali ini memberikan penghargaan yang terlepas dari pelanggaran HAM. Nah ini kan positif. Artinya ada perilaku usaha yang menjadi acuan positif." Imbuhnya
Fitra juga menyampaikan harapannya,"Yang kedua, penting juga melibatkan pandangan masyarakat dalam memberi penilaian. Karena sekarang sudah dipublikasikan, bagus juga kalau masyarakat menilai hasilnya." Pungkasnya
Dari ke 13 Perusahaan yang mendapatkan penghargaan tersebut antara lain :
DAFTAR 13 PERUSAHAAN PENERIMA ANUGERAH BISNIS DAN HAM 2025 Sektor Perkebunan Kelapa Sawit PTPN III (Holding Perkebunan Nusantara) – Skor 61,6 (Rating B) PT Eagle High Plantations Tbk – Skor 67,6 (Rating B) PT Astra Agro Lestari Tbk – Skor 69 (Rating B) PT Dharma Satya Nusantara Tbk – Skor 69 (Rating B) Wilmar International / Wilmar Group Indonesia – Skor 69 (Rating B) PT PP London Sumatra Indonesia Tbk – Skor 72 (Rating BB) First Resources Limited – Skor 82 (Rating BBB) PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk – Skor 84 (Rating BBB) Sektor Pertambangan PT Kaltim Prima Coal – Skor 62 (Rating B) PT Vale Indonesia Tbk – Skor 62 (Rating B) PT Merdeka Copper Gold Tbk – Skor 63 (Rating B) PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) – Skor 65 (Rating B) PT BUMI Resources Tbk – Skor 73 (Rating BB)
Di harapkan kedepan para pelaku usaha yang masih belum mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan penghargaan dapat meningkatkan kualitasnya demi terwujudnya GCG ( Good Coroorate Governance) (Ki/ Red)
Editor : Admin Rakyatjelata