rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Program Rutilahu Desa Pagadungan Tempuran Diduga Ada Pembiaran Dari Pengawas

avatar rakyatjelata.com
Pembanguan kurang maksimal, jamban WC juga terpasang tanpa ada gorong-gorong saluran pembuangan menuju Septic tank, penerima manfaat Rutilahu yang berada di Desa Pegadungan Tempuran, Karawang merasa tidak lapang atas pembangunan tersebut (Foto: Dok @di)
Pembanguan kurang maksimal, jamban WC juga terpasang tanpa ada gorong-gorong saluran pembuangan menuju Septic tank, penerima manfaat Rutilahu yang berada di Desa Pegadungan Tempuran, Karawang merasa tidak lapang atas pembangunan tersebut (Foto: Dok @di)

KARAWANG | rakyatjelata.com - Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menjadi layak Huni sangat di apresiasi oleh warga Karawang, tetapi miris yang diharapkan oleh warga Karawang tidak bisa terpenuhi, pasalnya pembangunan Rutilahu di Desa Pagadungan Dusun Pagadungan RT 03 RW 02, kwalitas bangunan asal jadi dan terindikasi ada dugaan pembiaran dari pengawasan.

Awak media mencoba menghubungi Ali selaku PPTK bidang Perumahan Dinas PRKP kabupaten Karawang.

Ali menyebut pihaknya akan segera mengevaluasi kinerja para pelaksana maupun nantinya akan di kaji, struktural perbandingan seperti septic tank tanpa ada rangkaian yang prosedur. Ia juga akan menata ulang yang dilaporkan kurang maksimal diantaranya seperti wc tanpa ada saluran pembuangan.

"Ya kang makasih informasinya, kami akan evaluasi kinerja pelaksana dan yang dilaporkan akan kami tindaklanjuti semua, dari septic tank yang tidak pakai gorong-goring pembuangan kami suruh bongkar, nanti kita lihat sama-sama, ini biar menjadi evek jera para pelaksana," terangnya, Jum'at (21/11).

Terpisah Yayang sebagai pelaksana pemborong Rutilahu, diri mengaku akan siap untuk dievaluasi pekerjaan.

"Kalau ada yang kurang bagus tinggal kami suruh perbaiki, terimakasih masukanya biar kami bisa juga evaluasi yang kerja," ungkap yayang

Dari informasi berita ini pengawas yang bernama Yogo saat dikonfirmasi lebih memilih bungkam.

@di

Editor : hendro