rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Miris, Diduga BLT Dana Desa Linggarsari Kecamatan Telagasari di Potong

avatar rakyatjelata.com
Poster bantuan tunai langsung (BLT)
Poster bantuan tunai langsung (BLT)

KARAWANG | rakyatjelata.com - Diduga oknum Ketua RT dan Ketua BPD Desa Linggarsari Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang Potong program BLT Dana Desa dan menciderai buruk progam sosial yang menjadi program presiden Prabowo.

Pasalnya, ungkap warga, Oknum Aparatur Desa Linggarsari diduga berani memotong BLT dana desa sebesar Rp.300.000 melalui tangan Ketua RT.02 tiap kali pencairan, seyogyanya dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui program Dana Desa diterima masyarakat berjumlah Rp.900.000, per KPM untuk 3 bulan dalam pertahap realisasinya, namun ternyata beberapa masyarakat penerima di desa Linggarsari hanya mendapatkan sebesar Rp.600.000, saja.

Saat awak media investigasi ke lapangan, beberapa warga membenarkan adanya pemotongan BLT- Dana Desa tersebut.

Menurut warga yang tidak mau sebut namanya mengatakan bahwa BLT-DD tersebut dipotong 300 ribu per KPM nya. “Kami hanya menerima dana itu 600 ribu yang diantarkan kerumah oleh pemerintah desa, sisanya yang 300 ribu itu diambilnya untuk pemerintah desa,” keluh warga setempat pada media ini, Minggu (2/11). Dilansir dari media online Surat Berita


Lanjutnya, praktik pemotongan ini sudah terjadi selama 3 kali pencairan di tahun 2025, “harusnya kalau mau minta ongkos yang wajarlah jangan terlalu besar, kami kan orang susah” tandasnya.

Baru-baru ini warga yang mengeluh keberatan diatas, malah mendapat pesan suara WhatsApp dari Ketua BPD yang nadanya mengintimidasi dan mengancam akan memutus/menutup semua jenis bantuan yang selama ini diterima oleh keluarganya, dikarenakan telah berani mengungkapkan keluhan kepada awak media.

Guna kepentingan pemberitaan yang berimbang awak media mengkonfirmasi kebenaran adanya dugaan pemotongan BLT-DD yang telah direalisasikan sebelumnya tersebut kepada Sekdes Linggarsari.

Sekretaris Desa Linggarsari mengatakan, “tidak tahu adanya praktik pemotongan BLT Dana Desa,” ujarnya kepada awak media. Selasa, (4/11),

Ditempat terpisah, Pendamping Lokal Desa Linggarsari Y menegaskan dia menjamin 100% bahwa Pemerintah Desa pasti menyalurkan BLT Dana Desa sepenuhnya tanpa adanya potongan.

Ditempat terpisah juga , oknum ketua RT, saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan whatsApp berkilah, bahwa tidak ada namanya pemotongan, namun masyarakat memberi dengan sukarela.

Buddy pimpinan redaksi media ini, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa memang benar ada warga yang berkordinasi kepada media yang ia pimpin tersebut.

”Kami sudah sarankan kepada warga disana agar mengumpulkan bukti-bukti pendukung baik foto maupun vidio rekaman di saat menerima BLT tersebut dan setelah itu segera akan kami lakukan pendampingan untuk berkordinasi ke penegak hukum ” ujarnya.

“Pemotongan BLT tersebut seharusnya tidak dilakukan karena itu hak mutlak masyarakat penerimanya dan ada peraturan-peraturan yang tentang ketentuan itu dan itu kategori korupsi. Dalam hal ini biarlah proses hukum yang akan mengungkap adanya indikasi pemotongan dana BLT di Desa Linggarsari ini,” ucapnya

Red

Editor : hendro