KARAWANG | rakyatjelata.com - Proyek pembangunan drainase senilai hampir Rp 2 miliar di Jalan Arif Rahman Hakim Karawang, atau yang dikenal sebagai Jalan Niaga, menuai kritik dari Ketum LSM F12 H Ade Hidayat
Pekerjaan yang dilaksanakan Dinas Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kabupaten Karawang ini dinilai dikerjakan asal-asalan, tidak profesional, dan berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran, dan bappeda jangan asal setujui usulan kegiatan yang berpotensi akan merugikan uang negara.
H Ade Hidayat Ketum LSM F12 menilai proyek tersebut rawan pelanggaran dan tidak sesuai prinsip efisiensi.karena kasat mata sudah jelas material U-dicth lama di bongkar dan pasang U-dicth baru, kalau hanya karena mampet disebabkan sampah tidak perlu mengganti U-dicth yang baru cukup buka tutup U-dicth dan bersihkan sampahnya, terangnya
Kritik tajam juga ditujukan ke Bappeda kabupaten Karawang yang dinilai tidak selektif ketika ada usulan kegiatan, mana yang akan berpotensi merugikan uang negara dan mengabaikan instruksi pusat terkait efisiensi.Salah satu tugas bappeda memeriksa pengajuan kegiatan semua dinas sehingga efisien, efektif dan tepat sasaran.ungkap H Ade
Kegiatan kegiatan yang bersifat pemborosan seperti itu seharusnya ditolak dan dirubah cukup dengan kegiatan pemberisan sedimen di dalam saluran uditch yang sudah ada, bukan dibongkar dirusak
Bappeda kecolongan sehingga gagal mengevaluasi kegiatan dinas yang mubazir dan pemborosan, bappeda punya tugas juga sebagai pengendali pelaksanaan pembangunan, ko *DIAM AJA* ada apa?
Kami akan kawal terus kegiatan drainase pemasangan U-dicth dijalan Arif Rahman hakim dan mendesak Badan Pemeriksa keuangan ( BPK) untuk turun ,tutup H ade
Baca Juga: Ketua Umum LSM F-12 Soroti Dugaan Oknum Kepala Sekolah Gadaikan SK Senilai Rp 27 Juta
Terpisah Ridwan salam Bappeda kabupaten Karawang setelah dihubungi awak media mengatakan Perencanaan teknis tetap di dinas.
Bappeda sifatnya asistensi kegiatan yg direncanakan oleh dinas.
Drainase jalan rahman hakim antisipasi genangan saat hujan.
Efisiensi lebih di arahkan kegiatan perjalanan dinas dan kegiatan rapat.
Penjelasan teknis baiknya dari dinas ya kang ,kami Bappeda asistensi pelaksanaan teknis.
Ok kang.ucapnya
@di
Editor : hendro