rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Dugaan Persekongkolan Oknum Notaris, BPD dan Pegawai BPN Karawang, KARABEN RI Mendesak APH Melakukan Penyelidikan

avatar rakyatjelata.com
Poster mafia tanah (Foto: Dok rakyatjelata)
Poster mafia tanah (Foto: Dok rakyatjelata)

KARAWANG | rakyatjelata.com - Yoyoh Supriatin alias Enoh (46) warga dusun Dukuh RT 027/ RW 07 desa Anggadita, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, mengeluh jual beli tanah hanya dibayar uang muka dan dijanjikan 6 bulan pelunasan, berjalan waktu ironisnya 6 tahun pelunasan yang dijanjikan tidak kunjung diterima, Dan yang membuat kaget Enoh, Sertifikat Sudah balik nama, ini ada apa ? Apakah ada dugaan persekongkolan antara pembeli dan oknum Notaris BPD serta Pegawai BPN kabupaten Karawang.

Agas Rudiansyah dari Kebangkitan Rakyat Berjuang Nasional (KAREBEN RI) yang diberi kuasa bersama awak media menceritakan bahwa korban hanya menerima sebagai uang muka sebesar Rp 200 juta., namun saat ini, sertifikat atas nama korban telah balik nama.

Baca Juga: BPN Karawang Ingatkan Warga Soal Bahaya Beli Tanah Kavling Ilegal, Jangan Sampai Jadi Korban!

"Kasus ini semakin panjang karena pembeli ketika diluruskan dan agar melunasi pembayaran tersebut malah uang muka minta dikembalikan, padahal tanah tersebut sudah dibalik nama oleh si pembeli," ucap Agas, Jum'at (21/3/2025)

Dirinya juga Menceritakan, awal mulanya Enoh tersebut menjual lahan sawah seluas 8.632 Meter persegi, kepada pembeli dengan harga per meter Rp 200 ribu, berjalan waktu Enoh diajak ketemu dengan Notaris 'Nurmala susanti' yang berlokasi di perum Karang Indah belakang Pengadilan Agama Karawang dihadapan notaris dikasih uang muka sebagai tanda jadi Rp 200 juta, dijanjikan Oleh pembeli akan melunasinya 6 bulan kemudian.

Namun waktu terus berjalan hingga 6 tahun tak kunjung dibayar. Saat di kunjungi ke CKM Citrakebun Mas yang berlokasi di Kondangjaya, jawabnya kan nanti, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan.Bahkan, lanjut Agas, ada utusan dari Pengusaha tersebut mendatangi Bu haji meminta balikin DP 200 juta baru katanya sertipikat akan dikembalikan.

Baca Juga: Adanya Keluhan Tentang Pelayanan, PLT Kakan BPN Karawang Dan Kasi PHP Di konfirmasi Kompak Bungkam

"Ya uang darimana dia sudah menjadi orang yang tidak punya, kasian dia," ucap Agas

Agas akan terus mengungkap kasus ini agar terang benderang. "Sebenarnya ada apa, kami menduga ada persekongkolan pembeli dan oknum Notaris ,BPD dan oknum pegawai BPN Karawang, kami akan mendorong APH untuk melakukan penyelidikan ,ini jelas ada mafia tanah," tutupnya.

Dari informasi berita ini salah satu pegawai BPN Karawang dikonfirmasi lebih memilih bungkam

 

Red

Editor : hendro