rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Menuju Kota Smart City, Revitalisasi Trotoar di Bojonegoro Rampung

Bojonegoro - Proses Pembangunan menuju Bojonegoro Smart City terus dilakukan, seperti merevitalisasi sejumlah trotoar yang ada di jalan protokol dan menanam pohon yang di proyeksikan sebagai peneduh telah rampung dikerjakan.

Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) DPKPCK Bojonegoro Iwan Maulana mengatakan, pada tahun 2023 ini Pemkab telah merevitalisasi 5 trotoar dengan anggaran sekitar 30 Milyar, dan rekanan proyek trotoar berasal dari Bojonegoro, Gresik serta Surabaya.

Baca Juga: Dandim Gresik Tinjau Proses Akhir Pembangunan Program TMMD Ke-115 Di Desa Kramat

"Lima trotoar tersebut di ruas protokol Kota Bojonegoro, diantaranya Jalan Teuku Umar, Jalan Pahlawan, Jalan Basuki Rahmad, Jalan dr. Cipto hingga Jalan Hasyim Ashari,"tuturnya Jum'at (2/12/2023)

Iwan membeberkan, Sebagai tatanan smart city, di beberapa poros trotoar juga sudah menerapkan adanya guiding block atau penunjuk arah bagi pejalan kaki penyandang disabilitas

Selain itu, di trotoar juga ada dua tipe tekstur timbul, pertama, line type atau garis-garis yang memiliki arti untuk jalan terus. Kedua, spot type atau titik-titik yang memiliki arti berhenti atau ada persimpangan jalan pada trotoar.

"Warna kuning pada trotoar diperuntukkan bagi penyandang tunanetra low vision atau bagi penglihatan rendah," ucapnya.

Selain proyeksi pohon peneduh hingga poros trotoar juga di pasang bangku panjang yang dipergunakan untuk sekedar bersantai. Namun, masing-masing bangku memiliki ukuran yang berbeda.

"Kalo ukuranya disepanjang Jalan Teuku Umar panjang ruasnya 1 kilometer, lalu di Jalan Basuki Rahmad sepanjang 800 meter. Memasuki Jalan Dr. Cipto dan Jalan Pahlawan sepanjang 300 meter, hingga Jalan KH. Hasyim Ashari 200 meter," tambah Iwan Maulan.

Lanjutnya, untuk tahun 2024 juga akan di proyeksikan untuk revitalisasi. Namun untuk lokasi masih belum ditentukan alias belum pasti,

"Kami berharap pembangunan trotoar dapat meningkatkan perekonomian dan menuju Bojonegoro Smart City," tukasnya.

 

 

 

 

 


Revitalisasi Lima Trotoar Di Ruas Jalan Protokol Kota Bojonegoro Menelan Anggaran Revitalisasi Trotoar Setahun Capai 30 Miliar

Bojonegoro - Tahun 2023 DPKPCK telah melakukan revitalisasi sebanyak

"Lima trotoar tersebut di ruas protokol Kota Bojonegoro, diantaranya Jalan Teuku Umar, Jalan Pahlawan, Jalan Basuki Rahmad, Jalan dr. Cipto hingga Jalan Hasyim Ashari,"tuturnya

Hal tersebut di sampaikan Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) DPKPCK Bojonegoro Iwan Maulana kepada media ini,

"Tujuannya untuk mempercantik tatanan kota dan memperbesar saluran agar tidak terjadi banjir saat musim hujan. Dan juga dilakukan penanaman pohon yang diproyeksikan sebagai peneduh, tambahnya.

Sebagai tatanan smart city. Tampak di beberapa poros trotoar juga sudah menerapkan adanya guiding block atau penunjuk arah bagi pejalan kaki penyandang disabilitas.

Lebih jelas ungkap Iwan,

Ada dua tipe tekstur timbul pada trotoar. Pertama, line type atau garis-garis memiliki arti untuk jalan terus. Kedua, spot type atau titik-titik yang memiliki arti berhenti atau ada persimpangan jalan pada trotoar.

"Warna kuning pada trotoar diperuntukkan bagi penyandang tunanetra low vision atau bagi penglihatan rendah," ucapnya.

Selain proyeksi pohon peneduh hingga poros trotoar. Rupanya juga terdapat bangku panjang yang dipergunakan untuk sekedar bersantai. Namun, masing-masing bangku memiliki ukuran yang berbeda.

"Sepanjang Jalan Teuku Umar panjang ruasnya 1 kilometer, lalu di Jalan Basuki Rahmad sepanjang 800 meter. Memasuki Jalan Dr. Cipto dan Jalan Pahlawan sepanjang 300 meter, hingga Jalan KH. Hasyim Ashari 200 meter," tambah Iwan Maulan.

Disinggung terkait anggaran proyek drainase selama setahun. Lima proyek trotoar tersebut, totalnya mencapai Rp 30 miliar. Dan rekanan proyek trotoar tersebut berasal dari Bojonegoro, Gresik serta Surabaya.

"Tahun 2024 juga akan di proyeksikan untuk revitalisasi. Namun untuk lokasi masih belum ditentukan alias belum pasti, harapannya pembangunan trotoar dapat meningkatkan perekonomian dan menuju Bojonegoro Smart City," tukasnya.

Editor : arif