rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

LSM Mapekkat Surabaya Demo Usut Kebohongan Uji Klinis Farmasi BPOM

avatar rakyatjelata.com

SURABAYA,rakyatjelata.com -  Kelompok/Perkumpulan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Peduli Lingkungan Kesejahteraan Masyarakat dan Transparansi (Mapekkat) Surabaya melakukan aksi demo di depan Gedung Grahadi Negara terkait diduga Badan Pengawasan obat dan makanan BPOM lalai dalam pengawasan obat-obatan khusus syrup balita dibawah umur 5 tahun, Kamis (1/12/2022). Diketahui pertama kali kasus ini ditemukan di negara Gambia, dengan kematian 76 anak di bawah umur, penyebabnya impor masuk obat farmasi dari negara india yang berbentuk syrup dengan kandungan zat pelarut Etylene Glycol-Dietylene dan zat EG-DEG Selanjutnya sebagaimana ditemukan kandungan zat beracun dalam tubuh manusia balita lainnya, Dirjen Dokter Tedros Adhan mengungkapkan ada 4 jenis zat kandungan racun yang ditemukan setelah dikonsumsi. Hal tersebut tentu organisasi kesehatan dunia WHO dengan sigap turun tangan dan mengumumkan zat berbahaya berbentuk syrup balita sudah beredar di penjuru dunia. Dengan kasus itu, tak berselang lama rakyat indonesia dikejutkan lebih dari 99 balita meninggal dunia, akibatnya diduga BPOM Indonesia tidak becus dalam melakukan pengujian secara klinis obat-obatan import. Kepada awak media ketua LSM Mapekkat Surabaya Wiwin mengatakan negara bidang pengawasan BPOM di Surabaya wajib bertanggung jawab atas gagalnya uji klinis yang mengakibatkan ratusan balita di indonesia meninggal dunia, dengan tidak mengetahui zat berbahaya yang masuk dalam kemasan syrup. terlebih dengan menyuarakan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa dengan tidak terkontrol uji farmasi indonesia, disini Letak Kejahatan Manusia makin Luar biasa cetus wiwin Berdasarkan bukti dan data dari pemberitaan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, bahwa atas kasus kematian Balita penyebab obat syrup zat beracun yang di konsumsi tertinggi di wilayah Jawa Timur Surabaya dan Malang. Bejjo

Baca Juga: Rombongan Pengawas Pemilu Bangga Tak Gunakan Helm di Jalan Raya

Editor : ida