rakyatjelata.com skyscraper
rakyatjelata.com skyscraper

Wakil Wali Kota Surabaya Dilaporkan Polda Terkait Urus Ijazah Warga, Netizen Pertanyakan Kapasitas Armuji. 

Foto : Gambar Armuji Wakil Walikota saat memberikan statmen di Instagram
Foto : Gambar Armuji Wakil Walikota saat memberikan statmen di Instagram

SURABAYA | rakyatjelata.com – Langkah Wakil Wali Kota Surabaya Armuji yang turun langsung mengurus ijazah milik seorang warga yang diduga ditahan oleh seorang pengusaha menuai sorotan publik. Banyak yang mempertanyakan urgensi dari tindakan tersebut di tengah berbagai persoalan lain yang dinilai lebih krusial. Jumat, 11 April 2025

Salah satu isu yang disorot adalah kebijakan pemotongan gaji yang masih diberlakukan terhadap seluruh karyawan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Hingga kini, kebijakan tersebut belum mengalami perubahan, dan belum ada penjelasan rinci mengenai solusi jangka panjang dari Pemkot.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Dampingi Karyawan Lapor ke Polisi, Kasus Dugaan Penahanan Ijazah

"Sepertinya kurang kerjaan, Untuk apa Wakil Wali Kota sibuk ngurusi ijazah satu orang warga, sementara ribuan karyawan Pemkot masih mengalami pemotongan gaji? Bukankah ini seharusnya jadi perhatian utama?" Celoteh seorang warga di sebuah grup WhatsApp. 

Selain itu seorang aktifis Surabaya sangat mendukung langkah pengusaha yang melaporkan Armuji ke rana Hukum. Sebab hal tersebut sudah menjatuhkan harga diri seorang pejabat dengan melakukan tindakan layaknya seorang yang tidak mempunyai kapasitas sebagai pejabat publik. 

"Pengusaha itu tidak salah, di berhak melaporkan ke pihak berwajib karena dirinya merasa sudah terganggu dengan kehadiran pejabat tersebut. Seharusnya dia kan punya staf atau dinas terkait yang bisa di perintahkan untuk melakukan penyelesaian perkara atau sengkata yang ada di tengah masyarakat tanpa dirinya harus turun ke lapangan. Dan saya kira itu gak perlu kalau cuma urusan sepele seperti ini." Kata Yanto . 

Baca Juga: Alasan Pengusaha Diana Polisikan Wakil Walikota Surabaya Armuji Hingga Cemarkan Nama Baik

Banyak yang menilai bahwa perhatian pejabat publik semestinya lebih diarahkan pada masalah yang berdampak luas dan menyentuh kehidupan banyak orang. Tindakan membantu satu orang dinilai patut diapresiasi, namun seharusnya tidak mengesampingkan kepentingan masyarakat secara keseluruhan dan lebih urgent lagi persoalan kesejahteraan warga miskin menjadi prioritas pemkot Surabaya 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Armuji telah memberikan statment resminya melalui Instagram bahwa dirinya siap di panggil Polda Jatim bila di laporkan. Namun untuk persoalan pemotongan gaji pihaknya belum memberikan pernyataan resmi terkait kebijakan tersebut. (Ki/Red) 

 

Baca Juga: Pengusaha Asal Surabaya Jan Hwan Diana menyesalkan cara Wakil Wali Kota Armuji Saat Sidak


--

 

Editor : Admin Rakyatjelata

Artikel   

Mengamati Badai PHK 2026

Oleh:Arief Supriyono Ketika Janji Pemerintah Kalah Cepat dari Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) Kondisi Ekonomi Indonesia saat ini menghadapi tantangan…