"Voyage to indonesia" Persiapkan Banyuwangi sambut ajang IMF-WB Bali.

oleh -743 views

BANYUWANGI.rakyatjelata.com – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas hadiri seminar dalam program Voyage to Indonesia, Rabu (19/09/2018) yang dibuka oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati. Seminar digelar dalam rangkaian menyambut ajang Internasional Monetary Fund (IMF) – World bank (WB) annual meeting yang bakal diselenggarakan Oktober 2018 di Bali. Sedangkan Banyuwangi telah ditetapkan sebagai daerah penyangga Bali untuk pertemuan yang akan dihadiri 17000 delegasi berbagai negara di dunia.
“Kita memilih Banyuwangi ini karena dianggap unik. Banyuwangi ini menggambarkan bahwa berbagai macam kegiatan pariwisata di Indonesia bisa dikembangkan oleh daerah, dan biasanya didukung leadership, peran kepala daerahnya menjadi sangat penting,” ujar Sri Mulyani.
Dilansir dari banyuwangikab.go.id, ikut hadir dalam seminar tersebut, para pemangku kepentingan di industri pariwisata dari dalam maupun luar negeri, Di antaranya Utusan Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim Rachmat Witoelar, Program Leader Bank Dunia Yongmei Zhou, Deputi Pengembangan Destinasi Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman, Dewan Eksekutif Pacific Asia Travel Association Abdulla Ghiyas, dan CEO ayojalanjalan.com Muhammad Syafaat.
Dalam sambutannya, Sri Mulyani mengungkapkan, dalam konteks ekonomi nasional, pembangunan pariwisata bisa membantu ekonomi rakyat sekaligus menambah devisa negara. Namun, pariwisata bukan semata penerimaan devisa, namun lebih pada bagaimana masyarakat menikmati pembangunan pariwisata.
“Oleh karena itu, pengembangan pariwisata harus inklusif. Banyuwangi sekali lagi menjadi tempat yang bisa dijadikan contoh dalam menciptakan pariwisata yang inklusif. Ada homestay rakyat, ada pelibatan rakyat dalam kegiatan pariwisata,” kata Sri Mulyani.
Terkait ajang IMF-WB Annual Meetings, imbuh Sri, saat ini persiapan sudah 94 persen. Termasuk Banyuwangi sebagai daerah penyangga terus disiapkan. Akhir September, semua persiapan sudah mencapai 100 persen.
“Minggu ini kami cek infrastruktur IT untuk memperlancar konektivitas,” ujarnya.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menambahkan, pihaknya berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat yang terus mendukung daerah untuk mengembangkan berbagai sektor potensial.
“Infrastruktur ke akses destinasi wisata juga telah dibantu pemerintah pusat, terima kasih atas dukungan pendanaannya. Khusus ajang IMF-WB ini, kami yakin bisa ikut menggerakkan ekonomi lokal,” kata Anas.
Pemerintah pusat sendiri telah menuntaskan perbaikan akses ke Kawah Ijen yang memiliki fenomena api biru (blue flame) mendunia, serta akses ke Taman Nasional Alas Purwo yang memiliki Pantai Plengkung (G-Land) dengan ombak selancar terbaik dunia dan Sabana Sadengan sebagai habitat banteng. Dana sekitar Rp 50 Milliar telah dialokasikan untuk perbaikan itu.
Adapun melalui perusahaan negara PT Angkasa Pura II telah dikucurkan ratusan Miliar untuk penebalan dan perpanjangan landasan Bandara Banyuwangi, serta perluasan apron. Bandara Banyuwangi nantinya bakal didarati oleh rombongan menteri keuangan sejumlah negara yang mengikuti ajang IMF-WB.
“Insya Allah Banyuwangi siap menyambut ajang IMF-WB. Kami menargetkan bisa menggaet 1.500-2.000 delegasi. Apalagi ada banyak hotel berbintang baru yang telah beroperasi, jadi fasilitas makin lengkap,” pungkas Anas. (bay/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.