STKIP Muhammadiyah Bone Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga 

oleh -804 views

BONE,rakyatjelat.com – SK Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga langsung diserahkan oleh Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof. DR. Jasruddin, M.Si. kepada Ketua STKIP Muhammadiyah Bone Muhammad Jufri Rasyid, M. Si, Sabtu (30/6/2018).
Penyerahan didampingi oleh rombongan dari Kopertis Wilayah IX Sulawesi serta Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga.  Sebelum penyerahan SK terlebih dahulu dibacakan oleh Andi Lukman kepala bidang kelembagaan kopertis Wilayah IX Sulawesi.
Acara penyerahan SK Prodi Pendidikan KepelatihanOlahraga dihadiri oleh sekitar 400 mahasiswa dan dosen STKIP Muhammadiyah Bone.
Setelah acara penyerahan SK selesai diserahkan kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua STKIP muhammadiyah Bone Muhammad Jufri Rasyid, M. Si.
Dr. Muhammad Jufri Rasyid, M. Si mengharapkan agar Prodi yabg baru dibuka akan memberikan nuansa baru bagi STKIP muhammadiyah Bone. sehingga STKIP Muhammadiyah Bone dapat menerima jumlah mahasiswa yg bisa dibina dgn baik, ucapnya.
Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof. DR. Jasruddin, M.Si dalam sambutannya menyampaikan Pendidikan Kepelatihan Olahraga merupakan progran studi yang dibutuhkan masyarakat.
“Program studi pendidikan kepelatihan olahraga bukan hanya menghasilkan guru olahraga tetapi juga menghasilkan instruktur olahraga,” pintanya. Dengan demikian akan banyak peminat STKIP muhammadiyah Bone.
Selain itu, Prof Jasruddin manyarankan agar seluruh mahasiswa agar betul-betul mengikuti perkuliahan dengan baik karena saat ini PTS termasuk STKIP Muhammadiyah Bone akan bisa bersaing PTS dan PTN.
Untuk bersaing harus memiliki kognitif dan skill yang baik. Apalagi sebagai PTS Muhammadiyah harus kaya dalam arti kaya harta, kaya ilmu karena menuntut ilmu itu wajib hukumnya.
Sebagai PTS muhammadiyah seharusnya diawal pembelajaran harus memberikan apersepsi kepada mahasiswa berupa bacaan al-quran sehingga mahasiswa dan dosen bisa memahami ayat-ayat al’quran.
Selain memberikan sambutan guru besar UNM itu juga memberikn kuliah umum.
“Didalam pemaparannya beliau menyarankan bahwa selain akademik bagus harus di tunjang dengan keterampilan yang bagus” tegasnya.
Karena pada era ini, sambung Prof Jasruddin, yang dituntut adalah keterampilan. Di era pendidikan yang perlu dipersiapkan adalah kemampuan dalam bidang teknologi dan informasi.
Apabila tidak menguasai teknologi informasi maka mahasiswa tersebut buta huruf, termasuk juga dosennya.
Selain itu mahasiswa harus menguasai bahasa Asing agar mereka bisa mencari pekerjaan bukan hanya di Indonesia tetapi bisa juga ke luar negeri.
Manusia yang terbaik adalah manusia yang banyak manfaatnya, dicintai dan disenangi orang lain.
Sebelum mengahiri paparannya beliau berpesan “apabila kehilangan maka ikhlaskan saja. Jagalah karakter dan budayanya”  tuturnya.
 
Laporan : Dr.Muh.Safar, M.Pd (red)
Pembantu Ketua II STKIP Muhammadiyah Bone

No More Posts Available.

No more pages to load.