Sinergi Dharma Wanita Persatuan dengan TP PKK Kabupaten Jember

oleh -127 Dilihat

JEMBER, rakyatjelata.com – Terbentuk sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dengan TP PKK Kabupaten Jember. Sinergitasnya itu terlihat dalam suatu acara bertajuk Peningkatan Perempuan Berdaya, Kreatif dan Aktif membantu peran Pemerintah. Acara berlangsung di lantai 1 Lippo Plaza, Kamis, (3/2/2022).

Ketua Pembina Dharma Wanita Kabupaten Jember, Dra Hj Kasih Fajarini menilai semua acara sudah disiapkan bagus.

“Cuma satu yang kurang mungkin bisa berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK,” ucap istri Bupati Jember yang juga sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Jember.

Dharma Wanita adalah Perempuan Berdaya, kreatif dan aktif

Dengan acara tersebut maka dimulailah sinergi di antara keduanya.

Kasih Fajarini berkata, “Jangan jadi ibu rumah tangga saja tetapi harus bisa menghasilkan sesuatu yang produktif.”

Produk UMKM Dharma Wanita Persatuan Kab. Jember

Dalam acara tersebut dipamerkan produk-produk UMKM dari Dharma Wanita Persatuan.

Pembina berharap Dharma Wanita Persatuan lebih maju lagi dengan memberikan dorongan kepada suami agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Jember.

Di akhir sambutannya, Kasih Fajarini mengingatkan bahwa tanggung jawab ibu rumah tangga itu besar. “Saya sarankan, sisihkan waktu untuk refreshing,” katanya.

Menyanyikan lagu Indonesia Raya

Di akhir acara ada juga sosialisasi kartu prakerja. Ketua Dharma Wanita Persatuan, Iriane Mirfano mengatakan, “Kami berharap istri-istri ASN tahu ada program kartu prakerja. Gunanya, agar bisa disampaikan ke putra-putri mereka yang belum bekerja.”

Program Kartu Prakerja memang diluncurkan oleh Pemerintah Pusat bagi mereka yang belum bekerja atau pekerja yang dirumahkan karena pandemi Covid-19.

Istri Sekdakab Jember itu juga menyampaikan acara sengaja digelar di Mall dengan maksud agar masyarakat tahu istri-istri juga ikut memajukan Kabupaten Jember.

Dharma Wanita Persatuan memiliki 3 bidang kegiatan, pertama bidang pendidikan, kedua bidang ekonomi dan ketiga bidang sosial budaya. (Sigit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.