Seorang Oknum TNI Terkena Razia Gaktib Gabungan.

oleh -1,413 views
SIDOARJO, Rakyatjelata.com – Dini hari di saat mayoritas masyarakat sedang beristirahat, para petugas yang tergabung dalam Gaktib sedang melakukan Operasi gabungan untuk Penegakan disiplin terhadap anggota. dalam giatnya, masih dilakukan Subgar 0816/Sidoarjo terbukti usai giat Jumat dilanjut pukul 21.35 s/d
 Sabtu (27/10/2018)dini hari pukul 00.55wib. Razia malam tempat  hiburan dalam rangka menekan peredaran narkoba diwilayah Sidoarjo. Sebelum kegiatan yang berlokasi di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo Jl. Raya Candi diawali dengan apel kelengkapan dalam rangka rangkaian Kegiatan Opsgaktib TNI ( Razia Malam ) di Wilayah
Hukum Sidoarjo dan Program Kerja Subgar 0816/Sidoarjo Tahun 2018 yang dipimpim oleh Kasubgar 0816/Sidoarjo Mayor( Mar) Nanang Lumatdia.
Mayor (Mar) Nanang Lumatdia Kasugar 0816 kepada wartawan Sabtu(27/10/2018) menjelaskan, “razia malam ke tempat hiburan dalam rangka menekan peredaran rarkoba diwilayah Sidoarjo, yang mana tempat hiburan karaoke contohnya sering di jadikan tempat transaksi narkoba. Sasaran Opsgaktib razia malam di wilayah Krian ruko Taman Hiburan Krian Indah Jl. Kihajar Dewantoro Krian Sidoarjo di antaranya Kafe CB Resto Karaoke Keluarga,Kafe New THK,Kafe New Scorpio lanjut ke Kafe Mitra Karaoke Live Music Jl. Letjen Sutoyo Medaeng ,Waru- Sidoarjo dan terakhir pukul 00.15 wib tiba di Kafe Yayang 2 dan Yayang 3 Ruko Ci Walk Jl. KH. Mukmin kec.Sidoarjo. Sebetulnya masih ada sasaran lain karena waktu sudah tidak memungkinkan kegiatan terakhir di Yayang kafe.” jelasnya.
‘’Pada intinya TNI dan Polri larangan keras memasuki Rumah Hiburan Umum (RHU) tersebut, apabila kedapatan akan ditindak tegas sesuai UU, karena TNI dan Polri adalah simbul penegak hukum,” tegasnya.
Nanang menambahkan, “sangsi tegas menanti bila ada anggota yang terjaring berada didalam tempat hiburan tersebut. Dan bagi pengelola tempat hiburan supaya tempat hiburan tersebut tidak menyalah gunakan fungsi dan tempat sebagaimana mestinya. Bersikap kooperatip terhadap semua pengunjung ( selektif ) hendaknya ada pemberitahuan secara tertulis bahwa anggota TNI dilarang masuk, yang utama lagi adalah melengkapi perijinan,” ujar Nanang.
Salah satu pengelola karaoke diwilayah Krian “S” terlihat emosi walau tidak keberatan dengan ops tersebut. Dirinya mengatakan “kalau memang mau ditertibkan ya semua itu kafe-kafe kecil banyak, bahkan ijin juga tidak ada mereka. Satpol pp harusnya obyektif dan tegas kalau memang
ditertibkan, Sidoarjo dari dulu begitu.”  keluhnya saat dikonfirmasi wartawan.
Bersamaan dalam razia gabungan diduga bocor dan hanya mengamankan seorang  Oknum anggota TNI AL  “Y” berpangkat Sertu terjaring razia. Dikarenakan selain berada di tempat hiburan juga tidak membawa kelengkapan surat-surat pendukung identitas diri, seperti KTA, sim, KTP
dan lainnya. Dihadapan petugas gabungan “Y” mengaku sedang pengawalan, akunya.
Kegiatan diikuti diantaranya Kasubgar 0816/Sidoarjo Mayor (Mar) Nanang Lumatdia, Pasiops Subgar 0816/Sidoarjo Kapten Cpm Mat Fakih,Pasimin Subgar 0816/Sidoarjo Kapten Laut (PM) Sukardi, Wadan Satpomgartap
III/Sby Kapten Cpm Awit Ismadi, Paur Hartib Satpomgartap III/Sby (Lettu Laut (PM) Hery Mardianto, Kasi Pemberantasan Narkoba BNN Kabupaten Sidoarjo Kompol Purwito, Kasubnit Pidum Polresta Sidoarjo Aiptu Eko,dari dinas Pengembangan dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo M. Suprapto, Staf pengamanan Satpol PP Kab. Sidoarjo Slamet,
Serta pesonil Satpomgartap III/Sby 16 personil, Pamsus Gartap III/Sby 2 personil, Subgar 0816/Sda 19 personil,Polresta Sidoarjo 5 personil, Subdenpom V/BRW 2 personil,POMAU 2 personil,Satpol PP Kab. Sda 10 personil, BNN Kab. Sda 6 personil, serta Dispora Kab. Sda  3 personil. (Ltf/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.