SDN 17 Kuningan Diduga Acuhkan Himbauan Tim Saber Pungli Kuningan

oleh -308 views

KUNINGAN, RakyatJelata – Tim saber pungli kuningaan saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi ke setiap instansi yang berada dikabupaten kuningan, salah satunya ke instansi dunia pendidikan yang berada di lingkungan kabupaten kuningan, tema sosialisasi kepada pihak sekolah itu, salah satunya adalah memberikan pemahaman tentang kinerja dan himbauan larangan bagi pihak sekolah untuk melakukan PUNGLI (Pungutan Liar).

Ada 47 poin yang dapat dikategorikan dalam golongan pungli disekolah, salah satunya di poin ke’empat, yaitu, pungutan uang kegiatan pengayaan atau remidi.

Namun ada dugaan pihak SDN 17 kuningan Jawa barat ini telah acuhkan himbauan aturan tim saber pungli.

Dimana masih terdengar kabar, dugaan adanya pungli di SDN 17 kuningan tersebut, yang bermula dari keterangan salah seorang wali murid, yang telah dimintai senilai 50 ribu rupiah untuk kegiatan pengayaan oleh pihak sekolah.

Hal adanya pungutan kepada siswa untuk kegiatan pengayaanpun dibenarkan oleh Yayan guru kelas 6 SDN 17 kuningan, pengayaan terhadap siswa disini  dilakukan di lingkungan sekolah SDN 17 kuningan, pengayaan di mulai dari pukul  06.00wib atau lebih hingga sekitar pukul 07.30wib.

Dengan jumlah siswa kelas 6 sebanyak 138 siswa dengan lima guru pengajar bersetatus guru PNS disini.

Masalah pungutan pihak kami tidak menarget kepada siwa harus pemberikan uang senilai Rp 50 ribu.

Ketika disinggung apakah tidak takut dengan aturan saber pungli, Yayan menjawab, mau gimana lagi karena ini sudah tradisi setiap tahunnya dan sudah disetujui oleh komite Sekolah, jelasnya singkat.

Disisi lain, salah satu kepala sekolah di lingkup Kabupaten kuningan menjelaskan, adanya pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah kepada siswa untuk kegiatan pengayaan itu tidak dibenarkan, itu sudah termasuk pungli, karena kegiatan pengayaan itu termasuk kegiatan ekstra kulikuler yang sudah didanai dari dana BOS, tidak usah ada kegiatan pemungutan lagi kepada siswa karena sudah ada anggarannya, seperti yang di jelaskan tim saber pungli kuningan kemarin-kemarin, bahwa pungutan uang kepada siswa untuk kegiatan pengayaan itu sudah masuk katagori pungli, pelakunya bisa diproses secara hukum, apalagi tenaga pengajarnya berstatus PNS, maka guru PNS tersebut sudah menjadi tugasnya.” Paparnya.

Namun sayang sampai berita ini ditayangkan, Esih, selaku Plt Kepsek SDN 17 sebagai penanggung jawab dalam hal ini masih sulit ditemui. (dede/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *