“Sakera” Suara Rakyat Jangan Mau Dibeli, jangan sampai pencalonan walikota 2020 ada unsur Transaksional

oleh -170 views

SURABAYA, Rakyatjelata – Pemilihan calon Walikota Sudah hampir didepan mata, 2020 September nantinya bakal menentukan siapa yang berhak dan memimpin Kota Pahlawan ini, menuju arah perubahan  menjadi lebih baik.

Dalam hal ini tentu saja mengundang banyak orang berpotensi ingin memperebutkan kursi orang nomor 1 di Surabaya. Hingga  Kader nama baru bermunculan sana-sini untuk mencalonkan diri sebagai calon Walikota Surabaya pada nantinya.

Menyikapi hal siapa pemimpin Kota Surabaya nanti, gerakan Ormas ” Sakera” yang di tengarai oleh Bang Udin Sakera ( Panggilan Akrabnya) menggelar aksi damai di depan Grahadi Senin (2/12/2019).

Dalam seruanya Udin ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, khusunya warga Surabaya untuk cerdas dalam memilah dan memilih calon Walikota 2020 nanti.

“Bakal banyak Kader ini nantinya, tapi ingat jangan pernah melihat seorang kader itu dari uangnya saja. Ingatlah bahwa pada saat Promeg 96 perjuangan PDI banjir dengan air mata dan darah. Di sana banyak kader yang betul dan berkompetensi untuk memimpin Surabaya menuju lebih baik. Jangan asal memilih Kader yang tidak jelas dari mana asalnya, apalagi orang tersebut dari luar partai,” Teriak Udin saat berorasi.

Udin sakera juga menambahkan serta besar dalam harapanya kepada masyarakat jangan mau dibeli suara kita untuk memilih orang yang tidak memiliki integritas handal dalam memimpin sebuah tatanan kota pada nantinya.

“Ingat suara rakyat adalah suara tuhan, suara tuhan tidak bisa dibeli. Suara setan bisa dibeli, biar muncul pemimpin bijak jangan bersekutu dengan setan,” pungkas Udin Sakera. (kkh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *