Rehabilitasi Rumah Yang Tidak Layak Huni di Sambut Baik Masyarakat Desa Kedungjaya.

oleh -951 views

KARAWANG,Rakyat jelata.com – Rumah merupakan kebutuhan dasar dalam melaksanakan peran sosial bagi anggota keluarga. Di dalam rumah dapat tercipta interaksi sosial, transfer budaya, proses sosialisasi dan demokrasi secara intens.
Fakir Miskin pun memerlukan rumah yang layak, nyaman dan asri sebagai salah satu kebutuhan dasar. Oleh sebab itu, pemerintah memberikan bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (-RUTILAHU). Bantuan tersebut menjadi sangat penting dan strategis, karena rumah merupakan kebutuhan dasar bagi semua orang termasuk fakir miskin.
Hal ini membawa implikasi pada kebijakan sosial, bahwa penanggulangan kemiskinan memerlukan langkah-langkah secara simultan, antara pengembangan usaha ekonomi, bimbingan sosial dan pemenuhan rumah layak huni.
Seperti yang sekarang ini sedang dalam proses pelaksanaan program rehabilitasi rumah yang tidak layak huni agar menjadi layak huni di Desa Kedungjaya kecamatan Cibuaya.

Di dusun Tegal amba rt03/05 saat awak media online Rakyat jelata.com menemui ibu Carsem ( Penerimaan manfaat) mengatakan “,saya sangat bersyukur dengan dibangunnya rumah saya ini, karena untuk memperbaiki rumah saya gak bisa,jangankan untuk memperbaiki rumah buat makan aja saya pas-pasan”,ungkap ibu Carsem Minggu 28/10/2018.
Dan ini semua ini juga tak lepas dari kinerja para LPM ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) dan para stafnya,juga kepedulian kepala Desa Asnawi terhadap masyarakat nya,yang selalu menginginkan Masyarakat nya hidup layak dan sejahtera
AUwa Asan sebagai anggota LPM yang bagian pembangunan juga mengatakan”, Dengan adanya program rehabilitasi ini saya sangat berterima kasih kepada pihak pemerintah,dan saya berharap program ini bisa terus di luncurkan, karena emang sangat tepat sasaran dan sangat baik juga mengena ke penerima manfaat nya,” pangkas Uwa Asan.
Harapan masyarakat agar program ini juga bisa terus di realisasikan,( team/red).

No More Posts Available.

No more pages to load.