Rapat Koordinasi Muspika dan Tokoh Masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19.

oleh -69 views

Trenggalek,  Rakyatjelata.com Pemerintah Kecamatan kampak menggelar rapat koordinasi muspika kampak beserta tokoh agama tokoh masyarakat yang di gelar di Aula Kantor Kecamatan Kampak pada hari Kamis 26 maret 2020 mulai pukul 09.15 sampai pukul 11.22 wib

Kegiatan koordinasi pencegahan Covid -19 tersebut dihadiri
1. Camat Kampak Dra. Hasnawati
2. Danramil Kampak Kapten Inf Hadi Kuswantoro
3. Kapolsek Kampak AKP Anwar, SH
4. Kepala KUA Kampak Paris, S.Ag
5. Kepala Puskesmas Kampak dr. Sunarsono
6. Toga Muslim dan Kristiani di Kec. Kampak
7. Kades se Kec. Kampak,kabupaten Trenggalek provinsi jawa timur.kamis 26/03/2020

,”Saat ini sudah bukan imbauan tapi sudah penindakan,kata camat kampak dalam semuanya

Lanjud Camat kampak ,Mohon” dipatuhi dan dilaksanakan, ini untuk kita semua guna mencegah penyebaran COVID-19.Kita harus waspadai bersama orang yang bermobilisasi dari zona merah karena orang tersebut wajib mengisolasi diri 14 hari,Apabila ada warga yang tetap ngeyel melaksanakan kegiatan yang menghadirkan massa, maka kita wajib melarang, bukan membatalkan tapi menundanya,Sudah ada instruksi dari satuan atas bahkan telah ad maklumat dari Kapolri,dalam sambutanya

Kepala Puskesmas Kampak dr Sunarsono memberi menjelaskan tentang virus ,”Virus ini penularannya sangat cepat karena ketika virus ketemu protein hidup bisa berumur panjang,Pintu masuk virus adalah semua lubang manusia, cegah dengan sabun dan anti septik di lingkungan kita,Prinsip memerangi corona adalah tidak membiarkan virus itu hidup dan bermutasi, dengan salah satunya adalah mengurangi interaksi,Saat ini orang sakit di Instalasi Kesehatan / Pukesmas tidak boleh dijenguk, guna meminimalisir penyebaran, karena kita semua ini adalah media,Untuk tahun ini tidak ada jamaah haji,Mari jaga diri kita masing – masing dengan peduli apa yang diinstruksikan oleh Pemerintah, karena virus ini sangat mudah menyebar dan sangat berbahaya.

Kepala KUA Kampak Paris ,SAg mengatakan
“Saat ini KUA Kampak telah menerima berkas antrian rencana pernikahan,Semua calon yang diterima adalah lokal Trenggalek.

Ketua MUI Kampak H. Tulus
Mengatakan “Telah ada instruksi dari pengurus besar NU Indonesia yang intinya harus mematuhi intruksi dan himbauan dari Pemerintah,Kami rasa intruksi dari pengurus besar NU sejalan dengan maklumat dan surat edaran yang telah ada,Tindakan kami adalah mensosialisasikan kepada masyarakat dan melarang kegiatan yang mengumpulkan massa, Pada saat ini kita harus sepakat untuk mematuhi aturan yang ada dari Pemerintah dan semoga virus corona musnah dari lingkungan kita,Barang siapa yang tinggal di rumahnya ketika terjadi wabah maka dia mendapat pahala sahid meskipun tidak meninggal

Sambutan KH. Syahar Banuri Bastomy selaku pengasuh pondok pesantren Nailul ulmum Kampak,mengatakan ,”Mati tetap di tangan Alloh SWT namun kita diwajibkan untuk tawakal dan berusaha,Kami siap mendukung pemerintah terkait kegiatan kumpul massa dan bergerak untuk memberikan instruksi penundaan maupun pelarangan yang penting tidak melanggar hal yang diwajibkan Alloh SWT.

Kapolsek Kampak AKP Anwar S.H,”mari kita bekerja sama memutus mata rantai virus bahkan memusnahkan Corona,ini menjadi kwajiban kita bersama untuk memberi tahukan,apa Dan bahayanya corona,”

Lanjut kapolsek mengucapkan terimakasih kepada GKJW yang telah memberikan surat edaran untuk menghentikan kegiatan ibadah rutin di gereja,kami berharap hal ini di ikuti oleh NU,MUI Dan GPI untuk mengeluarkan fatwanya maupun larangan kepada jamaahnya,karena virus ini penyebarannnya kontak fisik orang perorang dan sangat berbahaya.”

Terkait maklumat dari kapolri untuk resepsi yasinan Dan semua kumpul kumpul massa semua dilarang ,Apa bila tidak berhenti kami akan datang dan membubarkannya.”

Karena larangan ini bukan untuk polri TNI bukan untuk pemerintah namun ini untuk kita semuanya ,mari masyarakat betul betul patuh untuk diam dirumah selama 14 hari terhitung hari dimana dia keluar ” pungkas Anwar.