PT Pandhega Nusa Bersaudara Komitmen Fasilitasi Peningkatan Kesejahteraan Petani

oleh -90 Dilihat

Rakyatjelata, Bojonegoro – Memperdayakan petani khususnya dikawasan hutan agar lebih sukses dan sejahtera telah menjadi komitmen PT Pandhega Nusa Bersaudara kepada mitra petani penanam bibit jagung unggul “Bhineka 1708”

Kepada mitra penananam bibit jagung “Bhineka 1708, Berbagai kemudahan pun telah disiapkan, mulai pembiayaan, pupuk, benih, obat dan perusahaan pun akan membeli hasil panen para petani mitranya dengan harga yang lebih tinggi.

Demikian yang di sampaikan Manajer program kemitraan PT Pandhega Nusa Bersaudara, Amin Tohari di sela pada sekolah pendamping lapangan kemitraan budidaya jagung Bhineka 1708 di salah satu Hotel dan Resto di Bojonegoro. Senin (31/1/2022).

Menurut dia, tak hanya itu, untuk mencapai itu semua, PT Pandhega Nusa Bersaudara juga telah menggandeng para petani milenial agar nantinya bisa memberikan pendampingan kepada para petani yang telah bermitra dengan menanam benih jagung “Bhineka 1708.

“Hari ini, kami memberikan pengetahuan ke pendamping, yang kita rekrut dari wilayah daerah desa dimana kita lakukan budidaya, mereka kita rekrut, kita ajari, sehingga kemudian mereka bisa mendampingi petani – petani di daerahnya.” Ucapnya.

Diungkapkannya, untuk saat di Jawa Timur pihaknya telah bermitra dengan sekitar 100 ribu hektare sedangkan di Bojonegoro saat ini juga telah ada 2000 hektare yang bermitra dengannya, dan agar hasilnya bisa maksimal, sehingga setiap 50 hektare ada satu pendamping.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Abdul menambahkan, adapun jenis dan nilai pembiayaan yang diberikan perusahaan kepada para petani adalah berupa benih pupuk dan obat, senilai 6-9 juta. Biaya itu akan dipotong dari harga jual saat panen.

“Harga jual itu sebenarnya fluktuatif, misal kita ambil harga 2000 jadi petani akan dapat sekitar Rp. 36 juta. Jika dikurangi dengan pinjaman sampai dengan 9 juta. Maka petani masih akan mendapatkan banyak sekali keuntungan,” Terangnya.

Pihaknya menjamin bahwa harga benih dan pembelian hasil panen oleh perusahaan sangat bersaing dengan harga dipasaran.
Dengan contoh harga di pasaran jagung glondong 1400, maka pihak perusahaan akan membeli dengan harga 1500. Selisih 100 rupiah.

“Karena rendemen kita sangat tinggi kita jamin petani pasti untung,” Imbuhnya.

Di tempat yang sama, Direktur PT Pandhega Nusa Bersaudara Ivan menyampaikan, benih yang akan didistribusikan oleh perusahaan memiliki sangatlah unggul sehingga akan menghasilkan produktifitas yang sangat tinggi.

“Dengan benih ini, Prediksi per hektare lahan bisa menghasilkan jagung glondong 18 ton atau kalau pipil kering mencapai 12,5 ton.” Ujarnya

Selain itu, lanjutnya, bibit Bhineka 1708 tersebut juga sangat tahan terhadap penyakit. Meski sudah dipanen, daun masih berwarna hijau, sehingga nantinya juga bisa dijual sebagai pakan ternak.

“Benih kita ini bisa cepat panen diumur 90-100 hari jadi memiliki keuntungan waktu dibanding benih lain,” Terangnya.

Ivan berharap, Dengan kemitraan ini nantinya sebagai anak bangsa dapat berperan khususnya membantu petani, yang mengalami kesulitan permodalan, dan harga jual saat panen. Yang mana saat kerjasama dengan tengkulak harga saprodi biasanya dinaikan dengan signifikan.

“Semua kemitraan ini nantinya akan dituangkan pada MOU antara perusahaan dan petani. Dari mulai harga benih, pupuk, obat hingga harga pembelian yang lebih tinggi dan nanti menyesuaikan harga pasar, sehingga petani mitra kami bisa sukses dan sejahtera,” Pungkasnya.

Reporter: Arp Fals.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.