PKL Jalan Semarang Tolak Rencana Penggusuran.

oleh -1,398 views

SURABAYA,rakyatjelata.com – Normalisasi untuk menerapkan fungsi jalan dan selokan yang akan di lakukan oleh Pemkot melalui surat perintahnya kepada pihak Satpol PP telah sampai kepada para pengrajin aluminium yang berada di sepanjang jalan Semarang, pemberitahuan itu di bantah langsung oleh para pengrajin aluminium. Apabila kepentingan untuk perluasan di jalan semarang memang benar-benar program dari Pemkot, mereka tidak akan keberatan asalkan ada batas yang di tentukan serta keperuntukan dari program normalisasi tersebut untuk kepentingan masyarakat Surabaya. Senen (5/3/18)
Tentunya perluasan itu harus di lakukan secara keseluruhan bila di kembalikan kepada fungsinya, bahwa seluruh bangunan yang mengganggu di sepanjang jalan semarang turut di tertibkan atau di gusur. itu semua demi tercapainya tujuan pemerintah untuk mengurangi kemacetan.
Sosialisasi terkait penertiban bangunan yang berlangsung di Kecamatan Bubutan pada siang ini tidak membuahkan hasil. Sosialisasi yang  dihadiri oleh Satpol PP, Kapolsek Bubutan, Danramil dan Camat beserta para Pedagang tak berhasil mendapatkan kata kesepakatan.

Sosialisasi rencana penggusuran di Kecamatan Bubutan.

Dalam penjelasannya pihak Satpol PP membenarkan bahwa Surabaya saat ini memang dalam proses penataan. Maka dengan adanya sosialisasi ini berharap para pedagang dapat mendukung Program dari Pemkot ini. Dan keinginan dari pihak Satpol PP supaya para pengrajin segara membersihkan peralatannya sampai dengan minggu depan. 
Dalam kesempatan itu juga, Danramil menyampaikan,”Saya minta dengan sangat atas kesadaran dan keikhlasan para pedagang dapat menerima keputusan ini, kami hanya menyampaikan apa yang akan di inginkan oleh Pemkot” ungkap Danramil.
Selain itu Kapolsek Bubutan menyampaikan kepada para pedagang yang mengikuti sosialisasi tersebut, “kita ini bukannya tidak pro rakyat, tapi kita di sini hanya mengawal dan mendukung program normalisasi yang akan di lakukan oleh Pemkot” tegas kapolsek Bubutan.
Kapolsek Bubutan bersama Danramil saat meredam kemarahan PKL.

Dari hasil audensi yang di lakukan, Pihak PKL tetap berharap dapat berjualan di lokasi yang sama selama program itu tidak jelas. Mereka tidak terima karena ada informasi bahwa penggusuran itu atas permintaan salah satu warga yang berada di belakang stand para pengrajin aluminium. Dengan adanya informasi yang masuk, para pengrajin memiliki kesimpulan bahwa penggusuran itu untuk kepentingan segelintir orang saja. informasi yang muncul tersebut di benarkan dengan adanya pernyataan dari Eko kurniawan Camat Bubutan ketika di temui awak media. 
Para PKL tersebut sebenarnya ingin tetap mensukseskan program pemerintah, dengan adanya kegiatan ekonomi yang telah di ciptakan oleh para pedagang, secara tidak langsung telah membantu pemerintah agar dapat meningkatkan Ekonomi dan mengurangi pengangguran. (Kiki/red)
 
 

No More Posts Available.

No more pages to load.