Pimpinan Ponpes Al Ikhwan Di Langkat, Sodomi Puluhan Santri

oleh -11.842 views

Foto:
Puluhan Santri Yang Menjadi Korban Sodomi.


Langkat, Rakyatjelata.com –

Warga Kabupaten Langkat, dihebohkan dengan prilaku bejat seorang oknum pimpinan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Al Ikhwan Serapuh, berinisial ” Ustadz DI” yang telah melakukan sodomi kepala puluhan santrinya, tepatnya di Dusun ll Desa Serapuh ABC, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (12/3).

Kehebohan terjadi, ketika puluhan santri laki -laki melarikan diri keluar Ponpes, tepatnya sekitar pukul 19.00 wib. Para santri ada yang pulang kerumah, dan ada juga melarikan diri ke Kantor Desa Serapuh ABC, untuk meminta pertolongan.

Informasi dirangkum, rakyatjelata.com, sedikitnya ada 23 santri laki – laki yang disodominya, bahkan ada dari santri itu di sodomi berulang kali, hingga tak terhitung banyaknya.

Situasi Korban Yang Disidomi Di Kantor Desa Serapuh ABC.

 

” Kemaluan kami ada yang dipegang – pegang, mulut kami dikulumnya, bahkan dari kawan kami, ada duburnya yang dimasukan kemaluan oleh Ustad DI itu,” sebut beberapa santri yang tidak mau disebutkan namanya.

Menurut beberapa korban, yang dikonfirmasi secara terpisah, menceritakan, bahwa para korbanya di bawa kekamar.

Dikamar itu, para santri (seorang) diajak bicara, sehingga mereka terpancing dan badannya ditepuk -tepuk, sehingga santri itu kehilangan ingatan (tidak sadar), seperti hilang ingatan (di opnotis).

Setelah itu, santri dibuka seluruh pakaiannya (bugil), begitu juga oknum Ustadz DI, juga bugil, kemudian baru melakukan sodomi.

Situasi Lokasi Ponpes Al Ikhwan Dikrumuni Ribuan Masyarakat.

Dari kejadian itu terungkap, ribuan masyarakat memadati kantor Desa Serapuh ABC dan Pondok Pesantren Al Ikhwan Serapuh.

Firman (16) kelas 2 aliyah di Ponpes Al Ikhwan, selaku teman korban mengatakan, sebelumnya kami mau buat aksi melaporkan oknum Pimpinan Ponpes, namun belum waktunya, karna kami belum dapat selah untuk lari.

Siasat kami (rencana kami) diketahui oleh pak Ustadz DI, dan akhirnya kami pada Senin (11/3), kami dikumpulkan semuanya pada siang hari, tepatnya sehabis Sholat Zuhur.

Pada waktu itu, kami dikumpulkan, kalau tidak salah ada 50 santri. Dan hari itu, Ustad DI mengatakan penyesalannya.

” Saya minta maaf sama kalian semua atas perbuatan saya, dan saya menyesal. Apa kalian tidak mau memaafkan bapak. Apagak kasihan kalian sama bapak. Saya menyesal atas perbuatan saya,” ungkap Firman, menirukan perkataan sang Ustadz DI.

Firman mengakui, kalau Ponpes ini sangat bagus, hanya pimpinan saja yang tidak baik.

” Saya tidak menjadi korbannya. Teman saya sesantri curhat sama saya, dan saya sudah 5 tahun disantri ini,” ungkapnya Firman, yang mengaku warga Securai Kecamatan Babalan, Langkat.

Sebelumnya di ketahui, para korban yang diduga terkena sidomi itu ada berkisar 23 orang. Korban yang diduga terkena sodomi itu ada yang berasal dari luar daerah, seperti dari Deli Serdang, kota Madya Binjai dan beberapa Kecamatan lainnya di langkat. (Reza)

Situasi Lokasi Ponpes Al Ikhwan Dikrumuni Ribuan Masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *