Per Dua Menit Nyawa Penderita Kanker Melayang.

oleh -977 views

SURABAYA,rakyatjelata.com – Seminar yang di selenggarakan oleh MKI (Museum Kanker Indonesia) pada hari Minggu 22/4/18 di Surabaya Suites Hotel berlangsung cukup baik. animo masyarakat yang ingin belajar lebih jauh mengenai pengetahuan tentang Kanker cukup banyak. mengingat Kanker adalah penyakit yang dapat berkembang dengan cepat, maka Yayasan Kanker Wisnuwardhana tidak tinggal diam oleh karenanya. dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Yayasan ini berharap agar angka penderita Kanker dapat menurun.

Bertujuan agar masyarakat sadar akan bahaya kanker, MKI mengajak untuk dapat melakukan deteksi dini terhadap penyakit yang satu ini. apabila masyarakat sudah sadar akan hal itu maka kesempatan untuk hidup sehat lebih banyak.
” saat ini angka yang di dapatkan dari hasil pendataan WHO, setiap 2 atau 3 menit ada yang kehilangan nyawa karena Kanker. dari setiap 30 menit 1 perempuan mati karena kanker servick, dan setiap 29 menit  1 perempuan mati karena kanker payudara, ini menunjukan bahwa Kanker Servick dan Kanker Payudara saling berlomba di setiap jamnya” jelas Anna Wanoto yang selama 27 tahun hidup normal bersahabat dengan Sel Kanker.
Anna Wanoto adalah Direktur Yayasan Kanker Indonesia yang beralamatkan di jl Kayon No 16-18 Embong Kaliasin Genteng Surabaya Jawa Timur Kode pos 60271. selama bertahun tahun Anna melawan Sel Kanker yang ada dalam tubuhnya, namun semua itu berhasil di jinakkan dengan keyakinan sendiri.
“saya berharap agar pemerintah lebih care terhadap MKI, karena Yayasan ini juga ikut membantu Program Pemerintah dalam memberikan Edukasi dan pencegahan serta pengenalan lebih jauh mengenai Kanker. sebab selama ini masyarakat awam hanya mendengar nama Kanker semata. ketika di tanyakan lebih jauh mereka tidak ada yang memahaminya. selain mensosialisasikan kepada masyarakat, Yayasan Kanker juga memiliki Artefak Kanker untuk bahan Edukasi” tandas Anna.

Acara Seminar yang di Sponsori oleh Bio Sprey di hadiri oleh Candra Atmaja dengan beberapa pembicara seperti Dr jetty p.snae  yang memberikan paparan tentang deteksi dini kanker serviks dan payudara, Dr Etty Hary Kusumastuti, SpPA (K)  memaparkan tentang Pemeriksaan Pap Smear dan HPV dalam upaya Deteksi Dini Kanker, serta tak ketinggalan Dr H Agus Ali Fauzi, PGD, Pall Med (ECU) Pengobatan dan Perawatan Palliative Penyakit Kanker berhasil mempesona para peserta yang hadir di seminar itu. mereka  kembali terbangun dari tidurnya bahwa betapa pentingnya pencegahan dini harus dilakukan.

Dr Agus Ali Fauzi dalam paparan materi yang di sampaikan olehnya mengajak bahwa manusia harus selalu bersuka ria dalam menjalani hidup.
“pola makan itu hanya 20 persen dalam mempengaruhi berkembangnya Sel Kanker, justru faktor pikiran dan kelelahan itu yang dapat memicu lebih cepat berkembangnya Sel Kanker dalam tubuh, makanya kita boleh mikir, tapi jangan kepikiran. jangan gampang marah marah bisa cepet “kik” atau mati” pesannya pada audiens(kiki/red)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.