Pemdes Piyak Ajukan Bronjong Untuk Perbaiki TPT / Parapet Yang Ambrol Di Desanya

oleh -117 views

Rakyat Jelata BOJONEGORO – Guna Mengantisipasi Banjir Di Wilayah dan Sekitarannya, Pemdes Piyak Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Mengajukan Proyek Bronjong kepada Pihak Terkait.

Hal itu di lakukannya Agar Proyek TPT yang di bangun 3 Tahun yang lalu, Saat Ini Kondisinya Sudah Ambles Dan Ambrol Akibat kondisi alam yaitu longsor dan gerusan air dari sungai Kali Mekuris yang sering mengalir di sekitar TPT /Parapet tersebut.

Kepala Desa Piyak Abdul Aziz Mengatakan, Pengajuan Proyek Bronjong ini lantaran Pihak Pemdes merasa khawatir jika TPT dibiarkan ambles karena dampaknya air akan mengalir ke pemukiman warga saat banjir.

“Memang Setelah Pembangunan TPT ambles, saat banjir air bisa membanjiri sampai ke pekarangan warga hingga ke empat Desa yaitu Piyak, Sedeng, Simbatan, Pesen dan Area persawahan di Desa Palembon.” Kata Kades.

Untuk itu, Pemdes Telah Mengajukan Kembali pwmbangunan TPT / Parapet yakni dengan pengajuan bronjong, karena Bangunan bronjong menurutnya merupakan solusi agar longsor atau ambles tidak lagi terjadi.

“Pihak Pemdes juga telah mengajukan ke BWS Jawa Tengah dan didampingi oleh Pihak Bakorwil untuk Proyek Bronjong, dan lokasi juga sudah didatangi oleh konsultan dan BWS,”Ujar Kades Di ruangannya. Jum’at (10/7/2020).

Terkait TPT yang Ambles, Kades Abdul Aziz Mengungkapkan, Kondisi amblesnya TPT Sudah sejak Tahun 2019 lalu, Berawal saat banjir dan air memenuhi sekitar lokasi tersebut, dan ketika air banjir yang mengalir hilang, TPT tersebut mengalami ambles sedikit demi sedikit.

Sedangkan, Menurut Kades, Bangunan TPT / Parapet tersebut sebelumnya pembangunannya Dulu juga Sudah sesuai dengan RAB atau Rencana Anggaran Biaya, sebesar Rp 133 juta pada tahun 2017 lalu.

Namun, Untuk anggaran memang ada dua kali penganggaran untuk dua TPT, yaitu pada tahun 2017 senilai Rp 215 juta, untuk TPT sepanjang 80 meter dan 56 meter dan saat ini mengalami ambles sepanjang 30 meter.

Kemudian di tahun 2018 juga dianggarkan untuk pembangunan TPT untuk di sambungkan dari TPT yang dibangun pada tahun 2017 senilai Rp 357 juta untuk sepanjang 200 meter.

“Sesuai Rencana Anggaran Biaya Yang ada dalam pembangunan tersebut LPJ Juga sudah disampaikan, serta juga sudah di Monev,” Tutur Kades.

Aziz berharap, Bangunan untuk manfaat masyarakat ini agar menjadi perhatian semua masyarakat untuk bersama sama merawat dan mengantisipasi kerusakan agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat yaitu saat banjir dan musim penghujan tiba.(Ciprut/Ar)