Pasca Seorang Siswa Terpapar Positif Covid-19, SMAN 4 Jember Disidak

oleh -64 Dilihat

JEMBER, rakyatjelata.com – Pasca seorang siswa dinyatakan positif terpapar Covid-19 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jember disidak Kapolsek dan Camat Kaliwates, Senin, (7/2/2022) pukul 10:00 WIB.

Rombongan disertai awak media, televisi dan media online berangkat dari Kantor Kecamatan Kaliwates. Jarak antara kedua institusi terbilang dekat karena satu jalur tetapi karena searah harus memutar.

Petugas security sekolah tampak kaget atas kedatangan rombongan tak diundang itu. Kemudian mempersilahkan masuk agar parkir di halaman sekolah.

Camat Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si dan Kapolsek Kaliwates, Kompol M. Zaenuri langsung menemui Kepala Sekolah Eddy Prayitno. Camat dan Kapolsek ingin memastikan pihak SMAN 4 aman dan tidak menjadi cluster baru.

Camat dan Kapolsek Kaliwates mendatangi SMAN 4 Jember

Dalam keterangan pers Kepsek Eddy Prayitno mengatakan kronologis kejadiannya. “Pada hari senin yang lalu ada seorang siswa kami tiba-tiba pingsan. Lalu yang bersangkutan dibawa ke ruang UKS,” Eddy memulai ceritanya.

Kemudian orang tua siswi tersebut menjemput anaknya dan membawanya ke salah satu rumah sakit swasta di Jember. “Di rumah sakit didiagnosa gejala typus,” lanjut Eddy.

Siswa tersebut disarankan rawat inap untuk mempercepat kesembuhannya oleh Dokter di sana. Prosedur rawat inap mengharuskan tes swab sehingga yang bersangkutan diswab. Hasilnya, siswa itu terindikasi positif Covid-19. Lalu dilanjutkan dengan tes PCR, hasilnya sama Positif Covid-19.

Setelah mengetahui hal tersebut Satgas Covid-19 Kabupaten segera bertindak cepat dengan mentracking pasien. Lewat Satgas Covid-19 Kecamatan Kaliwates mendatangi keluarga dan sekolah (SMAN 4) guna melacak siapa saja yang pernah berinteraksi dengan siswa tersebut. Teman-teman kelasnya diswab dan tidak ada yang terindikasi terpapar.

Tampak ruang kelas kosong, PTM secara daring

Dari hasil penelusuran sehari sebelumnya siswa (pasien) manggung bersama grup bandnya (SMAN 4) di salah satu mall di Jember. Kemudian seluruh anggota band diswab. Hasilnya salah satu anggota lainnya juga terindikasi positif Covid-19. Kemudian dilanjutkan PCR, hasilnya positif Covid-19.

Kedua siswa berbeda kelas dan teman-teman mereka sudah diswab termasuk guru.

Selain kasus 2 siswa itu ada juga temuan dimana salah satu guru terindikasi positif Covid-19. Eddy Prayitno menyatakan guru sering bepergian ke Surabaya. Kemungkinan guru itu tertular di sana. Bahkan, semua anggota keluarga guru itu, hasil swabnya positif Covid-19.

Eddy menegaskan, “Dapat disimpulkan dari kedua kasus (siswa dan guru) tertularnya tidak dari sekolah.”

Demi keselamatan siswa dan mengurangi keresahan orang tua dan masyarakat, pihak sekolah memutuskan pembelajaran tatap muka diganti dengan daring. “Hari Jumat kemarin sampai tanggal 13 pembelajaran seluruhnya lewat daring,” imbuh Eddy.

Setelah itu SMAN 4 akan menunggu instruksi dari pemerintah pusat lewat Cabang Dinas Pendidikan dan Pemkab Jember.

Eddy juga menyampaikan 2 siswa dan guru SMAN 4 yang terkonfirmasi Covid-19 dalam keadaan baik. Tidak menunjukkan sakit dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu Camat Kaliwates Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si mengatakan hal yang sama dengan Kepsek SMAN 4 Jember.

Tanggal 31 Januari ada siswi pingsan dan setelah diswab hasilnya positif Covid-19 maka tanggal 3 Februari tim Satgas Covid-19 Kecamatan Kaliwates melakukan tracking ke sekolah yang bersangkutan (SMAN 4).

“Dari hasil swab itu ditemukan dua guru yang swab positif,” kata Hafid.

Oleh karena itu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di sana pihak sekolah memutuskan pembelajaran daring sejak hari Jumat tanggal 4 sampai tanggal 11. Setelah itu mengikuti aturan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) dimana pembelajaran mengikuti level setempat.

“Kabupaten Jember masuk level 2 dimana nanti SMAN 4 akan melakukan pembelajaran 50% bergantian. Sehari dua kali pembelajaran,” terang Hafid. (Sigit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.