Pantau Kurikulum Merdeka Belajar, Tim Kemendikbudristek Kunker ke Jember

oleh -360 views

JEMBER, www.rakyatjelata.com – Tim Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember dalam rangka memantau pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar.

Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU., didampingi Plt Kadispendik menyambut mereka di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa sore, (26/7/2022).

“Alhamdulillah, kami kedatangan tamu yang luar biasa, yang akan mendidik anak-anak SD dan SMP di Kabupaten Jember,” ucap Bupati Hendy.

Salah satunya adalah Kepala Badan Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek RI Irsyad Zamjani.

Bupati menambahkan bahwa yang bersangkutan datang secara langsung untuk mengecek langsung kondisi sekolah, khususnya penerapan kurikulum di Jember.

“Namun, baik seluruh jenjang di Jember nanti wajib menerapkan apa yang sudah disampaikan Mas Menteri, yakni soal Merdeka Belajar,” tuturnya.

Menurut dia, hal tersebut bakal menjadi luar biasa lantaran sekolah tak melulu soal buku bacaan, melainkan juga mengimplementasikan di lapangan. Dengan begitu, anak-anak di Jember lulus dan siap pakai.

“Jangan sampai mereka hanya pintar menghapal dan khatam soal teori, tetapi juga harus mampu praktek di lapangan,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa ke depan pihaknya siap mendukung dan menyukseskan berbagai pemenuhan terkait dengan Merdeka Belajar di Jember.

Tim Kemendikbudristek diterima Bupati Jember di Pendopo Wahyawibawagraha

Sementara itu, Irsyad Zamjani menyatakan bahwa pihaknya terkesima dengan upaya yang dilakukan setiap guru di Jember terkait dengan penyelenggaraan kurikulum merdeka.

“Ini tidak lepas dari leadership Bapak Bupati yang luar biasa,” tegasnya. Dia menuturkan bahwa Bupati Hendy memiliki dedikasi pada peningkatan kualitas dan pemerataan di Jember.

“Kami mohon untuk terus membina setiap guru di sekolah, khususnya dalam implementasi kurikulum ini,” paparnya.

Tujuannya, agar para peserta didik dapat terlayani dengan baik sesuai ketetapan yang diterapkan Kemendikbudristek RI. “Yakni, memberikan pelajaran yang menyenangkan supaya anak-anak betah dan mau belajar,” ungkapnya.

Dengan begitu, ketika mereka lulus, lanjutnya, mereka dapat bermanfaat untuk diri sendiri, orang lain, bahkan bangsa dan negaranya.

(Sigit)

No More Posts Available.

No more pages to load.