Monumen Kanca Yudha Yang Terlupakan

oleh -1,147 views

SURABAYArakyatjelata.com – Monumen juang ini diresmikan oleh Mayjen TNI Witarmin pada tanggal 7 Februari 1981, yang saat itu menjabat Pangdam VIII Brawijaya. Dibangunnya monumen ini sebagai tugu peringatan atas gugurnya para pejuang muda dari kesatuan BKR Pelajar Kota Surabaya (TRIP) dalam sebuah pertempuran pada tanggal 28 November 1945. Insiden tersebut terjadi pada minggu terakhir bulan November 1945, diatas bukit Gunungsari yang kini menjadi area golf.

Baku tembak melawan sekutu terjadi di bukit Gunungsari hingga beberapa hari. Namun lokasi strategis yang tadinya dikuasai BKR Pelajar kota Surabaya itu akhirnya mampu diambil alih oleh pasukan sekutu melalui pertempuran-pertempuran heroik. Hingga menewaskan empat pejuang muda bernama Suwarjo, Suwondo, Sutoyo dan Samsudin yang saat itu berusia belia. Kemudian peristiwa tersebut dikenal dengan “Medan Laga Gunungsari” dan diciptakan pula sebuah lagu mars berjudul “Nyala Api Gunungsari” untuk mengenang gugurnya para pejuang.
makam empat pejuang dari BKR Trip
Kerangka jenazah pejuang muda Suwarjo, Suwondo, Sutoyo dan Samsudin diketemukan 35 tahun setelah pertempuran heroik itu terjadi, secara tidak sengaja saat perbaikan area golf Gunungsari tahun 1980-an. Selain menjadi puncak tertinggi di Kota Surabaya, bukit Gunungsari merupakan tonggak bersejarah dalam peristiwa Kemerdekaan tahun 1945 yang tak banyak diketahui oleh warganya.
komunitas yang tergabung lakukan ziarah bersama
“kami sebagai penggiat sejarah Surabaya sangat prihatin dengan kondisi saat ini, tempat ini (Monumen Kanca Yudha Mastrip) hampir tak terfikirkan oleh generasi saat ini, la kalau di biarkan lama lama bisa hilang meskipun di sini adalah cagar budaya” ucap wawan Surabaya Historical.
“Dalam kesempatan ini, kami memperingati HUT RI ke 73 bersama dengan beberapa komunitas yang ada di Surabaya, Komunitas Historical, GPRS dan komunitas lainnya mengunjungi Monumen Kanca Yudha Mastrip agar nilai nilai perjuangan mereka tetap  melekat di hati para generasi penerusnya” imbuh wawan. (kiki/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.