Minyak Goreng Langka Memakan Korban Warga Bojonegoro

oleh -85 Dilihat

RakyatJelata Bojonegoro – Sulitnya mencari minyak goreng bersubsidi disejumlah swalayan dan mahalnya harga minyak goreng di kios dan pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro memakan korban.

Puji (30) bersama 3 emak – emak lainnya warga Bojojegoro mengaku menjadi korban penipuan akun facebook yang memposting minyak goreng murah, Akibatnya dia dan 3 rekan lainnya kehilangan uang per Rp 275 ribu rupiah sebagai uang muka.

Puji menceritakan, awalnya ia melihat postingan facebook ‘Distributor Minyak Goreng’ yang menawarkan paket promo order 10 dus bonus 2 dus dengan minimal order 5 dus.

Dalam postinganya, Akun tersebut juga menawarkan merk dan di sertakan juga masing – masing harga perpaket, serta nomer whatsapp atas nama Ahmad Nur 0882021450018.

Tak hanya itu, dalam postingan itu juga di sertakan alamat yakni ‘Industri Minyak Goreng’ yang ber-alamatkan Jl. Moh. Toha No.224, Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40243.

“Karena tergiur akhirnya saya menghubungi nomer itu Dan karena 5 kardus terlalu banyak lalu saya patungan dengan 3 saudara saya, yang kemudian memesan 5 kardus.”tuturnya. Selasa (15/2/2022).

Lebih lanjut, dalam Perjanjian awal DP dahulu baru di kirim, dan jika barang telah sampai baru pelunasan. Namun setelah di transfer DP, beberapa menit kemudian admin menghubungi lagi meminta bayar full 100 persen baru bisa di kirim.

“Alasan admin tersebut, itu perintah pimpinannya setelah dia berkordinasi.” Ujarnya.

Karena curiga lalu puji membatalkan pemesanan, dan meminta uang DP yang telah dia transfer 50 persen hargauntuk di kembalikan, tapi mereka menolak mengembalikannya.

Dia berdalih, uang yang telah di kirim tidak bisa di kembalikan, mereka juga menolak di bilang penipu karena uang DP akan di ganti minyak goreng dengan syarat datang langsung ke toko yang berada di Bandung, Jawa Barat.

“Kata dia, jika bayar full barang akan dikirim, namun jika bayar separo maka saya harus harus mengambil minyak saya di tokonya yang beralamat Bandung, Jawa Barat, padahal rumah saya kan Bojonegoro Jawa Timur.”terangnya

“Saya kirim uangnya di no rekening atas nama BANK PERMATA a/n : umi zulfa, No rek: 898089514257226, Kode bank: 013. Dan saat ini nomer WhatsApp saya telah di blokir,”Tambahnya. (ArpFals)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.