Meski Melintasi Seribu Lobang di Tanjung Pura, Istri Gubsu Tetap Datang di Kegiatan CTPS

oleh -1.354 views
Foto: Dikawal Dengan Mobil Patroli Kepolisian dan Dishub, Rombongan Istri Gubsu Melintasi Jalan Seribu Lobang Menuju Desa Tapak Kuda.

LANGKAT, Rakyatjelata – ketua TP PKK Provsu Ny Hj. Nawal Edi Rahmayadi, beserta anggota dan rombongan, melaksanakan kegiatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)  se dunia tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu) , yang dilaksanakan, di SD Negeri 057222 Desa Tapak Kuda Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (3/12/2019).

Informasi dirangkum rakyatjelata.com, rombongan TP PKK Provsu, dan rombongan TP PKK Kabupaten Langkat, datang dan melintasi 4 desa di Kecamatan Tanjung Pura, untuk menuju ke Desa Tapak Kuda, yang merupakan desa terujung di kawasan pesisir pantai.

Di perjalan rombongan, dikawal dengan pengawalan mobil PJR kepolisian dan mobil Dishub. Rombongan harus melintasi 1.000 lubang lebih, yang mirip seperi kubangan kerbau, diantara jalan yang rusak itu berada di Desa Pematang Cengal, Desa Pantai Cermin, Desa Bubun dan Desa Tapak Kuda.

Beberapa warga yang ditemui mengatakan, kesalutannya terhadap istri Gubenur Sumatera Utara, yang juga merupakan ketua TP PKK Provsu.

Apa tidaknya, untuk menempuh kedesa pesisir yang berjarak 18 kilometer dari Kota Tanjung Pura itu, terhitung sangat jauh, dan kondisi jalanya juga sangat rusak, dan belum banyak ter aspal.

Setibanya di Desa Bubun, rombongan disambut labaian selamat datang dari ratusan murid yang sudah berbaris, di dua lokasi sekolah, di kawasan pesisir pantai tersebut.

Rombongan tiba di Desa Tapak Kuda sekitar pukul 10.15 Wib, dan disambut ratusan murid SD Negeri 057222 Desa Tapak Kuda dan masyarakat.

Selanjutnya acara kegiatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun  se dunia tingkat Provinsi Sumatera Utara dilakukan.

Dalam kata sambutannya, Ny Hj. Nawal Edi Rahmayadi, mengatakan, cuci tangan bukanlah hal yang sangat luar biasa, tetapi karena lamanya kita mencuci tangan selama kurang bersih, sehingga pemerintah membuat Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se dunia.

Saya yakin orang-orang di sini beragama Islam, dan di dalam agama kita, bersih itu adalah sebagian dari iman, katanya.

Saya yakin kita lupa dan kita lalai makanya pemerintah dalam hal ini mengingatkan kita bersama-sama, mengingatkan kita orang tua untuk mengajari anak-anaknya, untuk mencuci tangan sebelum makan.

Karena, di dalam kuku kita manusia ada kuman -kuman. Dan kuman ini kalau tidak dicuci pakai sabun dan air yang mengalir ini tidak hilang. Makanya banyak sekali di desa-desa ada anaknya terkena diare dan penyakit lain, yang bisa masuk ke dalam kuku, kalau tidak melakukan mencuci tangan pakai sabun.

Saya berharap kedepannya, desa -desa ini dan lainnya, tidak terkena penyakit menular, seperti diare dan lainnya, sehingga tercipta kesehatan yang lebih membaik.

Maka dengan mencuci tangan pakai sabun, sebut Hj. Nawal,  dapat mencegah penyakit  yang disebabkan  kuman dan virus  seperti diare, flu, gangguan pernapasan dan cacingan.

Mencucinya, dapat menggunakan segala jenis sabun, baik sabun  mandi biasa, anti septik maupun cair.

Adapun cara mencuci tangan dengan baik, terang Hj.Nawal,  harus menggunakan air mengalir,  untuk lamanya mencuci tangan 40 sampai 60 detik,  lalu basuh tangan seluruhnya dan memakai sabun secukupnya,  gosok  dengan benar semua bagian tangan dan jari minimal 20 detik, terakhir bilas tangan dengan air mengalir dan keringkan tangan dengan handuk bersih, katanya.

Hadir pada kegiatan itu, Kadis Kesehatan Provsu dr. Alwi Mujahid Hasibuan beserta rombongan, ketua  TP PKK Kabupaten Langkat Ny.Tiorita Terbit Rencana PA beserta rombongan, Camat Tanjung Pura Taufik Rieza, Kapolsek Tanjung Pura IPTU Arwanda Sahputra Sembiring, perwakilan Koramil 11 Tanjung Pura, para Kepala sekolah, dewan guru, Kepala Desa se Kecamatan Tanjung Pura, dan para masyarakat.(reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *