Masyarakat Cerdas Tak Pengaruh Isu Politik.

oleh -670 views
SURABAYA, rakyatjelata.com – 
Jumat 24 Agustus 2018,
Situasi Nasional saat ini telah mengalami Krisis Kepercayaan pada jati diri sendiri terutama dalam memahami nilai luhur dalam berbangsa mulai terkikis sirna. dimana masuknya isu Politik menjadi perbincangan sehari hari dalam meja makan. Pro kontra lewat intrik atau opini dalam media sosial bahwa 2019 akan ada pesta demokrasi menjadi topik yang hangat bagi masyarakat Indonesia. belum lagi di tambahnya bumbu bumbu untuk saling menyudutkan Pasangan yang satu dengan yang lainnya.
Lagi lagi nama rakyat yang akan dijadikan bentuk eksploitasi elit politik baik melalui deklarasi atau seminar serta bentuk kegiatan lainya dalam proses menjadikan sebagai sebuah dukungan dalam mencapai kesejahteraan membangun ekonomi rakyat menjadi nilai jual yang tinggi.
Arek suroboyo saat berorasi di grahadi.
2019 telah di tetapkan oleh KPU Capres adalah JOKO WIDODO VS PRABOWO. Terpilihnya dua Capres ini di dukung penuh melalui Partai Politik yang mengusungnya. pimpinan Partai  memulai sepak terjangnya melakukan konsolidasi, kerjasama dalam bentuk program hingga posisi strategis menteri atau kedudukan yang menggiurkan dapat terwujud dengan baik.
Hal ini Arek Suroboyo harus tegas dan punya sikap….l
Apapun dan bagaimanapun elit politik hari ini sudah jelas bertarung dalam tataran pemenangan untuk merebut sebuah kekuasaan. Baik lewat isu sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, agama atau lainnya. dan tidak lepas dari bahan dasar untuk dijadikan sebuah opini kampanye politik para tim sukses yang dianggap membantunya. Misal 2019 GANTI PRESIDEN dengan 2 PERIODE. lsu ini yang lagi tren atau rame dalam media sosial. atau dua Periode. hal semacam ini sangat membuat rakyat semakin rentan dalam mengambil sikap.
Surabaya adalah satu satunya di Indonesia yang dinyatakan sebagai Kota Pahlawan artinya semangat perjuangan pertempuran melawan Kolonial atau penjajahan pada saat itu  tidak akan pernah pudar. semangat perjuangannya, hingga kini masih terasa. jiwa apa adanya tanpa membedakan Suku dan Agama, Keyakinan ataupun Kepercayaan melekat dalam satu wadah yaitu BHINEKA TUNGGAL IKA.
Dalam hal ini para lapisan masyarakat yang terdiri dari kelompok organisasi dan menjadi satu wadah mengatas namakan Arek Suroboyo menggelar aksi damai di depan grahadi surabaya siang ini. Menurut penuturan Yanto KKO selaku ketua kordinasi aksi menjelaskan Kita harus waspada dalam mengambil sikap, jangan sampai ajang  Pilpres ini menjadi potensi untuk memecah belahkan bangsa dan negara ini. Mari kita ciptakan suasana yang kondusif aman dan damai menyambut pesta demokrasi rakyat yang berazazkan Pancasila ini.” ujarnya.
“2019 adalah memasuki Pemilihan Presiden, silakan di selenggarakan karena ini bentuk Demokrasi tetapi jangan menggunakan isyu SARA & AGAMA karena ini akan menghancurkan NKRI atau Persatuan Bangsa yang telah lama kita bangun” paparnya kepada rakyatjelata.com
“Maka kami yang tergabung dalam Satu Barisan AREK SUROBOYO yang hingga kini  masih konsisten di lautan massa rakyat, telah menyerukan dan menyatakan sikap tegas bahwa :
1. 2019 silakan Pemilihan Presiden diselenggarakan secara Demokrasi
2. 2019 Menolak isyu SARA & AGAMA .
3. Barisan AREK SUROBOYO siap membubarkan dan melawan gerakan politik apapun yang merusak perdamaian Kota Surabaya.
Selain bergulat dalam isu Politik yang berkembang, masyarakat harusnya semakin cerdas dalam menentukan pilihannya. dan tidak perlu terbawa arus seperti yang terjadi di pertarungan Medsos. sama halnya yang di sampaikan oleh salah seorang tokoh pergerakan pada era 98, Namun sayangnya tôkoh ini tidak mau di sebutkan namanya, dalam mưngungkapkan pendapatnya, sebut saja HS menjelaskan bahwa, bilamana sudah mulai nampak berseberangnya paham seperti ini harus segera di reda, agar tidak berkembang menjadi perpecahan. dan harus ada upaya untuk melakukan niatan bersatu dengan melalui penanda tanganan Fakta Integritas, tentu hal ini di lakukan bersama seluruh elemen atau organ yang ada di Surabaya ini” tegasnya.  (KKH/red)