Kurangnya Transparansi Desa Tegal Gubug Kidul Disinyalir Berbau Korupsi

oleh -75 views

CIREBON, RakyatJelata.com – Desa Tegal Gubug Kidul Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon telah mengalokasikan pelaksaan proyek Tembok Penahan Tebing (TPT) bersumber dari Dana Desa (DD)  yang disinyalir dikerjakan oleh pihak ketiga. padahal kalau menurut aturan yang ada itu tidak dibenarkan dan tidak dibolehakan, yang dibenarkan menurut aturan harusnya dikelola oleh pihak masyarakat atau yang disebut swakelola bukan di Rekankan. Kalau direkankan jelas akan ada kerugian uang negara,  karena biasanya pihak ketiga ini akan meminta jasa upah pembayaran,  Ini sudah jelas menyalai aturan.

Dalam pelaksaan proyek ini banyak ditemukan kejanggalan, contoh dari segi panjang lebar dan pengadaan material, ditambah proyek ini Tidak dilengkapi dengan papan informasi atau ( KIP) Keterbukaan Informasi Publik tahun 2008 no 14 yang jelas Ada Sangsi dalam hal ini.

Dalam hal ini juga dijelaskan oleh Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyatakan, bahwa memang selalu seperti ini disetiap pelaksanaan proyek diwilayah Desa Tegal Gubug Kidul dari mulai termin pertama dan termin kedua,  ADD, DD tahun 2019 pelaksaan proyek di Desa Tegal Gubug Kidul ini selalu tidak ada transparan kepada masyarakat sekitar, sehingga warga  meduga  ada permainan yang dilakukan oleh beberapa oknum aparatur  Desa untuk mengotak ngatik anggran demi kepentingan pribadi.

Di duga Pihak kepala Desa Supriyatna Ada Kerjasama dengan Ketua (TPK) Hingga proyek TPT ini menjadi sorotan Warga sekitar, jelas beberapa warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Ketika Media rakyatjelata.com meninjau lokasi, ternyata jelas banyak kejanggalan, setelah dilihat dari fisik bangunan, banyak Tidak sesuwai SPAC dan RAB.

Harapan warga, kepada pihak Dinas terkait dimohon agar yang melakukan penyalah gunaan wewenang atau yang melakukan penyalahgunaan anggaran rakyat segera ditindak tegas supaya ada efek Jera, sekaligus memberikan contok kepada Desa Lainya.

Tambahnya, temuan ini jika berkas-berkasnya sudah memenuhi sarat maka  kami akan naikan keyunit TIPIDKOR Cirebon,  pungkasnya.

(Mukhidin/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *