Kisah Pilu B, Suaminya Meninggal Bunuh Diri Gantung Diri

oleh -304 views

Rakyatjelata Bojonegoro – Sedikitpun tak pernah terlintas di benak B, pada siang ini rabu (13/10/2021) dia bakal mengalami musibah, suaminya nekat mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

Tepatnya sekitar pukul 10:45 Wib, ia menemukan suaminya yang berinisial TM (63) sudah tak bernyawa dengan kondisi menggantung di atas sebuah pohon mangga di tegalan.

Tegalan itu, dimana suaminya ini biasa mencari rumput untuk pakan ternaknya. Lokasinya tak jauh dari rumahnya, di Desa Sendangharjo Rt. 38 Rw. 04 Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kepada Polisi, B Menceritakan, sebelum suaminya di temukannya meninggal, sekira jam 07.00 WIB, suaminya yang berinisial TM (63) ini masih sarapan bersamanya dirumah

Setelah sarapan lalu ia izin suaminya untuk mengambil rumput di sawah, dan setelah dari sawah sekira jam 10.00 wib B pulang dan sampai di rumah, namun rupanya suaminya tidak berada di rumah.

Karena tidak ada di rumah, lantas B mencari disekitar rumah tetangga, namun suaminya juga belum di ketahui keberadaannya, lalu ia pun mencari ke tegalan yang biasanya di mana suaminya ini mengambil rumput.

Alangkah kagetnya, saat sampai di tegalan, B melihat suaminya sudah menggantung di pohon mangga, saat didekati di panggil – panggil namanya, suaminya sudah tidak menjawab lantaran sudah meninggal.

Melihat suaminya seperti itu, lalu dia pergi ke rumah saudaranya yang tak jauh dari lokasi peristiwa, untuk ikut serta memastikan, namun apa daya suaminya sudah tak bernyawa, suaminya telah meninggalkan dirinya untuk selama – lamanya.

Sementara itu Kapolsek Ngasem AKP Imam Hanafi membenarkan kejadian ini, saat itu saudaranya langsung lapor ke kepala Desa ngasem yang kemudian di teruskan lapor ke Mapolsek ngasem.

Mendapati laporan gantung diri ini selanjutnya petugas Polsek Ngasem koordinasi dengan Puskesmas Ngasem langsung menuju ke lokasi Kejadian, untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan.

“Dari pemeriksaan korban murni meninggal gantung diri, dan diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena stress lantaran kesulitan ekonomi,”ungkapnya. (Kus/Ar).

No More Posts Available.

No more pages to load.