Khofifah: Kalau Ingin Hatinya Mau Tenang, Berzikir

oleh -35 Dilihat

JEMBER, rakyatjelata.com – Gubernur Jawa Timur, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa, M.Si mengatakan kepada para keluarga korban tenggelam Ritual bahwa jika ingin hati tenang maka perbanyak berzikir. Hal itu disampaikan Khofifah saat akan memberikan Santunan Kematian kepada ahli waris korban tenggelamnya peserta ritual di Pantai Payangan yang terjadi pada Minggu dini hari tanggal 13 Februari 2022.

 

Sambutan Gubernur sangat singkat pada acara penyerahan bantuan berupa santunan kematian di Ruang Waryaloka Pendopo Wahyawibawagraha Jember.

Sambil membacakan ayat Suci Al-Quran, Khofifah melanjutkan, “Kalau ingin hatinya tenang berzikir, maka mencari tempat yang aman dan ikuti para ulama-ulama. Terutama di Pesantren, di Masjid. Jadi Insyaallah zikir Panjenengan akan khusuk dan terpandu dalam tempat yang aman.”

Pada kesempatan itu Gubernur Jatim menyerahkan santunan masing-masing senilai Rp.10.000.000 kepada ahli waris korban. Ada 10 ahli waris yang datang ke Pendopo Bupati Jember menerima santunan. Santunan berasal dari Santunan Taksiyah Gubernur Jatim.

Kesepuluh keluarga korban Ritual Pantai Payangan menerima santunan kematian

Sebelumnya Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Khofifah yang sudi hadir ke Jember.

“Kami ada dan akan menemani putra-putri almarhum korban tenggelamnya warga kami di Pantai Payangan,” ucap Hendy Siswanto.

Dari total korban ada 11 jiwa melayang tetapi yang menerima santunan hanya 10 ahli waris. Diketahui ada 1 ahli waris yang tidak datang.

Kadis Kominfo Kabupaten Jember menyatakan ahli waris korban asal Bondowoso tidak ikut hadir sehingga yang menerima santunan kematian dari Gubernur hanya 10 orang. (Sigit)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.