Ketua Dekranasda Berikan Pelatihan Pelaku UKM Trenggalek

oleh -85 views

Trenggalek, Rakyat jelata.com – Novita Hardini Arifin, Ketua Tim Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, memberikan pelatihan Usaha Kecil Menengah (UKM) berikut kiat menghadapi era new normal, berlangsung di Rumah Perempuan Trenggalek, Senin, (13/7/2020).

Novita, sapaan akrab perempuan berparas ayu ini merasa terpanggil untuk ikut melakukan penguatan bagi para pelaku UKM agar mampu beradaptasi di tengah terpaan Pandemi Covid 19.

“Semua serba terbatas dan tentu kami harus memberikan strategi agar mereka bisa beradaptasi,”ungkapnya.

Kepada para pelaku UKM, Novita menuturkan, saat Pandemi semuanya dituntut untuk belajar ulang tentang kehidupan di sekitar karena banyak kebiasan atau gaya hidup baru yang masyarakat lakukan di era ini.

“Setelah kita mengamati, selanjutnya kita perlu beradaptasi dengan lifestyle baru tersebut,” tuturnya.

Novita menegaskan, bagi pelaku UMKM perlu harus bisa beradaptasi dan menyesuaikan barang dan jasa yang diproduksi dengan gaya hidup baru masyarakat agar bisa survive di tengah pandemi.

“Semua harus mampu bersaing dan aksestable, ” tegasnya.

Salah satunya, Novita menyebut petingnya UMKM merambah pasar online untuk meningkatkan trafik penjualan mereka. “Perkembangan teknologi perlu kita manfaatkan dengan baik. Pelaku UKM harus melek teknologi,” tegas istri Bupati Trenggalek ini.

Agos Setyono, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Komindag) Kabupaten Trenggalek,menjelaskan pihaknya mendukung upaya yang dilakukan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek ini.

“Ini bisa mendorong pelaku usaha mikro untuk  beradaptasi di tengah terpaan ekonomi ditengah Pandemi Covid 19,” ungkap Agos.

Untuk memperkuat para pelaku UKM ini, Dekranasda Kabupaten Trenggalek Bekerjasama dengan Komindag Trenggalek hadirkan beberapa narasumber berkompeten dalam kegiatan ini.

“Kami juga hadirkan narasumber yang sukses membaca peluang bisnis di saat pandemi covid-19,”pungkas Agos Setyono.

Penulis agus purwanto