Kemenperin Raih Juara Ketiga Unit Kearsipan Kementerian Terbaik Nasional

oleh -39 views

Jakarta, Rakyatjelata.com – Pada kesempatan kali ini saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Saudara-Saudara Sekalian. atas berbagai capaian kinerja dan prestasi membanggakan yang merupakan hasil dari kerja keras kita semua. DI telah bersinergi secara positif dengan para stakeholder industri Jalinannya, baik pemerintah, pelaku usaha, kalangan pendidikan maupun masyarakat secara luas. Beberapa prestasi yang membanggakan dalam Capaian
Kinerja Kementerian PerindustrianĀ  Sepanjang tahun 2019.
antara lain:

1. Pemerintah telah meluncurkan Making lndonesia 4.0 sebagai inisiatif untuk percepatan pembangunan industri mema suki era industri 4.0, dengan sasaran utama menjadikan lndonesia sebagai 1O negara ekonomi terbesar dunia di tahun 2030. Ada 3 (tiga) aspirasi utamanya, yaitu 10% kontri ribusi ekspor netto terhadap P08, 2 kali
peningkatan produktivitas terhadap biaya, dan 2% pengeluaran litbang (R&D) terhadap P08.

2. Lima sektor industri telah ditetapkan sebagai fokus prioritas Making Indonesia 4.0,yaitu industri makanan dan minuman. industri tekstil dan busana, industri otomotif, industri kimia, dan industri elektronika. Kelima sektor ini dipilih karena dapat memberikan kontribusi sebesar 70% dari total PDB manufaktur, 65% ekspor manufaktur, dan 60% pekerja industri. ‘

3. Berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK atas audit Laporan Keuangan tahun 2018, yang telah diraih secara berturut.

4. Berhasil melaksanzkan program vokasi industri mendorong kerjasama link and match antara 2.612 SMK denganā€˜ 855 industri dan masih terus berlanjut. dan membangun pilot project mini plant industry 4.0 pada tiga Politeknik Kemenperin, yaitu Politeknik STTT Bandung, Politeknik ATI Makasar, dan Politeknik ATK Yogyakarta.

5. Mempertahankan predikat “BB” yang dilaksanakan oleh Kementerian PAN dan RB sehingga menjadi salah satu penilaian evaluasi kinerja program dan kegiatan.

6. Meraih penghargaan sebagaL Baden Publik dengan kualifikasi Menuju lnformatif berdasarkan penilaian dari Komisi lnformasi Pusat pada Anugerah Keterbukaan Informa
si Publik tahun 2019.

7. Meraih penghargaan untuk 17 (tujuh belas) satuan kerja vertikal dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan 1 (satu) Satuan Kerja dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementerian PAN&RB. 8. Meraih 8 (delapan) penghargaan sinovik selama tahun
2015-2019.
Kedepannya diharapkan Kementerian Perindustrian dapat terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi serta capaian kinerja yang lebih yang lebih baik..

Kementerian Perindustrian pada tahun 2019 memperoleh alokasi pagu anggaran seb’esar Rp. 3,617,Triliun dengan blokir
sebesar Rp.82,43 Miliar sehingga pagu efektif sebesar Rp 3,535 Trilliun. Dengan demikian pagu anggaran Kemenperin 2019 naik 27,05% dibandingkan pagu tahun 2018 sebesar Rp. 2,847 Triliun.

Dengan meningkatnya alokasi pagu anggaran Kementerian Perindustrian, berarti kita harus mampu lebih mengefektifkan pemanfaatan anggaran tersebut. Capaian realisasi anggaran tahun 2019 mampu mencapai ‘ 92,23%. Untuk itu saya berharap di tahun 2020, para Kepala Satuan Kerja dapat
memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program dan kegiatan serta melakukan monitoring dengan intens karena progres pencapaian realisasi anggaran menjadi tanggUng jawab Kepala Satuan Kerja, dan saya akan memantau Serta mengevaluasi penyerapan anggaran sampai dengan Semester I Tahun 2020 dengan target serapan 42,64%.

Dalam rangka membangun akuntabilitas kinerja Kementerian Perindustrian, yang tertib sesuai peraturan yang berlaku, diminta kepada masing-masing pengelola anggaran untuk dapat bertindak professional, melaksanakan tepat waktu dan memberikan output yang bermanfaat. Para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus mengetahui dan memahami apa yang menjadi tanggungjawabnya. sehingga tidak berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian dikemudian hari.

Dalam rangka menapaki tahun 2020 yang penuh tantangan dan masih adanya ketidakpastian ekonomi global, kita masih . memiliki pekerjaan besar untuk melaksanakan pembangunan industri nasional Langkah-iangkah untuk meningkatkan investasi di Indonesia mulai dilakukan dan menjadi salah satu fokus pada paket-paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Oleh karena nya saya minta para pejabat Eselon l beserta Jajarannya melihat kembali seluruh kegiatan dan melakukan penyesuaian untuk mengakomodir beberapa fokus kegiatan sesuai dengan arah dan kebijakan Bapak
Presiden pada tahun 2020 ini.
1. Pagu Anggaran Kementerian Perindustri an TA.2020 sebesar Rp.2.952.007.554.000 yang terbagi menjadi beberapa program. antara lain:

1. Program Dukungan Manajemen Kementerian Perindustrian sebesar Rp 263,13 Miliar;
2. Program Penumbuhan dan Pengembang an Industri Berbasis Agro sebesar Rp112,35 Miliar;
3. Program Penumbuhan dan Pengembang an lndustri Kimia, Farmasi, dan Tekstil sebesar Pp 124,15 Miliar;
4. Program Penumbuhan dan Pengembang an Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika sebesar Rp127,43 Miliar;
5. Program Penumbuhan dan Pengembangan lndustri Kecil, Menengah dan Aneka sebesar Rp 365,77 Miliar;
6. Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Perindustrian sebesar Rp 49,72 Miliar;
7. Program Pengembangan Teknologi dan Kebijakan Industri sebesar Rp 694,63 Miliar;
8. Program Peningkatan Ketahanan, Pengembangan Perwilayahan lndustri dan Akses Industri Internasional’ sebesar Rp 151,38 Milyar;
9. Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Sebesar Rp 1,06 Triliun.