Kades Sarajaya Di Duga Kuat Korupsi Dana Desa.

oleh -973 views

CIREBON, rakyatjelata.com – kecurigan warga adanya korupsi dana desa sebesar 131 juta di tambah dana BANGUB 150 juta yang di duga kuat uang tersebut dikorupsi oleh kepala desa bedasarkan fakta kegiatan pisik maupun non fisik tidak ada kegiatan pelaksanaannya. Data yang terima oleh awak media sejak (2/1/18) 
Data yang di himpun dari keterangan masyarakat desa sarajaya kecamatan  lemah abang kabupaten cirebon jawa barat, berdasarkan APBDES  tahun 2017 dana desa tahap pertama untuk kegiatan BUMDES sebesar Rp 73 juta namun pihak angota BUMDES tidak menerima sepeserpun anggaran tersebut dari kepala desa. Sabtu (28/1/18)
(2) anggaran Rp 22 juta untuk pelaksana kegiatan pembangunan rabat beton namun pelaksanaan pembangunannya tidak ada pekerjannya
.(3) anggaran Rp 10 juta untuk perbaikan mobil siaga desa namun perbaikan mobil siaga desa tidak ada pekerjannya.
(4) anggaran pemberdayan Rp 26 juta berupa pembelian alat fisik seperti alat pemotong rumput, kerenda mayat, kain kapan dan lain lain, namun pembuktian fisiknya tidak ada.
(5) bantuan dari BANGUB Rp 150 juta untuk merehab kantor balai desa namun pelaksanan perehaban kantor desa tidak ada pekerjannya.
“total anggaran dana desa dan BANGUB Rp 281 juta yang realisasinya atau pelaksanannya kegiatannya tidak ada pekerjaan bukti fisiknya, atau singkatnya anggaran tersebut tidak dilaksanakan” ungkap warga.
lanjutnya, “diperkuat dengan tidak cairnya dana desa tahap kedua 2017 dikarenakan pihak kecamatan meminta bukti bukti SPJ kegiatan  tahap pertama untuk persyaratan pencairan dana desa tahap kedua namun sampai saat ini SPJ tersebut belum di lampirkan kepihak kecamatan, gimana mau melaporkan SPJ orang pekerjaan kegiatannya tidak ada mas” imbuhnya warga kepada rakyatjelata.com
ketika kades dikonfirmasi di ruangan kerjanya tidak banyak memberikan komentar hanya berkata, “mas tolong jangan di beritakan masalah ini karna saya sangat bermitra dengan pihak media, dari dulu selalu menjalin kemitraan dengan pihak media” mohon kades kepada media ini.
warga berharap segera turunnya pihak berwajib seperti kepolisian cirebon, kejaksaan cirebon dan lainnya. Karena penyalahgunaan Dana Desa saat ini telah menjadi Sorotan dan salah satu Program Pemrintah Pusat agar Dana Desa dapat berfungsi dengan baik. Bahkan untuk mengantisipasi adanya pelanggaran Dana Desa, Presiden telah membentuk sistem MOU antara Polsek dan Kelurahan. Warga berharap agar aparat Hukum dan badan pemeriksa keuangan segera datang kedesa sarajaya untuk segeea memeriksa secara hukum, dan teriakan warga di kesempatan itu sangatlah jelas suaranya  ” jangan biarkan koruptor berkeliaran di desa kami, apa lagi ini sudah jelas jelas nampak adanya dugaan yang kuat ada korupsi dana desa dan dana BANGUB sebesar 281juta di duga di gondol kades sarajaya” harap warga dengan ekspresi  geram . (Dede/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.