Jelang Peringatan Puncak Hari Armada RI, Komandan Lantamal V Hadiri Ziarah di TMP Kusumah Bangsa

oleh -146 views

Surabaya, Rakyatjelata.com – Lantamal V (2/12) Menjelang peringatan Hari Armada RI Tahun 2019, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal V ) Laksma TNI Tedjo Sukmono, S. H., CHRMP, didampingi Ketua Korcab V DJA ll Ny. Yoeliana Tedjo Sukmono, menghadiri Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Surabaya, Senin (2/12).

Ziarah Rombongan kali ini, dipimpin Panglima Komando Armada ll (Pangkoarmada II) Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto dengan penanggung jawab acara Asops Danlantamal V Kolonel Laut (P) Agus Prabowo Adi selaku Ketua Bidang Ziarah Panitia Hari Armada tahun 2019.

Tanpak hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Daerah Jalasenastri Armada Il, Ny Yayuk Heru Kusmanto beserta jajaran Pengurus DJA ll, Ir Koarmada II beserta Istri, Para Asisten Pangkoarmada II beserta Istri, Wadan Lantamal V beserta Istri, Para Asisten Danlantamal V beserta Istri, Para Asisten Danguspurla Koarmada II beserta Istri dan Para Kasatker Koarmada II beserta Istri.

Sementara itu pasukan Deputasi yang terlibat antara lain 1 Ton gabungan Pamen, 1 Ton gabungan Pama, 1 Ton gabungan Ba/Ta, 1 Ton Yonmarhanlan V, 1 Ton Jalasenastri DJA II dan 1 Ton Korsik Lantamal V.

Pada upacara tersebut diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, do’a untuk arwah para Pahlawan Kusuma Bangsa serta dilanjutkan dengan Peletakan karangan bunga oleh pimpinan ziarah.

Penghormatan akhir kepada arwah pahlawan dipimpin oleh pimpinan ziarah, Penaburan bunga oleh pimpinan acara beserta Deputasi undangan dan ibu-ibu Jalasenastri dijajaran Armada II.

Ditempat terpisah usai pelaksanaan Ziarah, Danlantamal V mengatakan bahwa pelaksanaan ziarah ini sedikitnya memiliki dua makna yang bisa kita ambil. Pertama dengan ziarah kubur ini, dapat menjadi pengingat bahwa suatu waktu kita akan mati, sehingga termotivasi menyiapkan diri untuk berbuat yang terbaik, melakukan amal kebajikan sebagai bekal menghadap Sang Maha Pencipta.

Makna kedua lanjutnya, adalah untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan khususnya para pendahulu yang telah berkorban dan gugur sebagai kusuma bangsa.

“Dengan mengenang jasa dan semangat kepahlawanan para pendahulu ini, kita berharap bisa mewarisi dan meneladani untuk berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara tercinta ini,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *