Janda Bahagia, Sendiri Tak Berarti Sepi

oleh -368 views

KUNINGAN, Rakyatjelata – Semakin maju zaman dan pendidikan tidak membuat stigma status janda membaik.

Dengar dan Lihat saja di beberapa lagu, film dan beberapa oknum yang menjelekkan / merendahkan status seorang janda

Seringkali Seorang janda di nilai sebagai wanita lemah, tak berdaya, untuk itu Saat seorang wanita berstatus janda, maka selentingan negatif pun mulai bertebaran.

Padahal, Seorang janda justru sosok yang kuat,  karena dia harus menanggung beban lebih berat dibanding duda.

Di satu sisi, dia berperan sebagai ibu dari anak–anak yang (seringkali) ditelantarkan oleh ayahnya

Dan di sisi lain dia juga harus berperan sebagai kepala keluarga, Yakni memberi nafkah kepada anak- anaknya.

Tentu saja berat menjadi seorang janda, dia harus tetap menjaga harkat dan martabat dirinya di tengah – tengah stigma negatif masyarakat.

Selain itu, dia juga harus mampu bertahan demi diri sendiri dan anak-anak tanpa didampingi sesosok pria yang bisa menjaga, menyayangi dan mengayominya.

Hal itulah seperti yang di ungkapkan oleh seorang janda, yang tidak mau di sebutkan nama maupun identitasnya saat curhat kepada media ini. Senin (10/2/2020)

“Namun hal itu harus kita jalani dengan rasa bahagia, hidup sendiri tak berarti sepi karena masih ada anak – anak yang menemani,” ungkapnya.

Pasalnya, menjadi seorang janda bukanlah sebuah cita-cita, keinginan, maupun harapan seorang wanita di manapun berada.

“Tidak ada seorangpun di dunia ini yang menginginkan menyandang status janda, bahkan status janda merupakan status sangat ditakutkan oleh seluruh wanita di dunia ini.” Ujarnya.

“Namun apa daya ketika hubungan sudah tak sejalan hingga kadang terjadinya tindak KDRT yang terus menurus sehingga keadan hati tidak merasa nyaman akhirnya para istri terpaksa memilih jalan hidup menjanda.”Tambahnya memungkasi obrolan. (Dede/Red)