Hutang 10 Juta, Sawah dan Rumah di Sita.

oleh -802 views
KEDIRI,rakyatjelata.com – Hutang piutang melalui perorangan sangatlah beresiko. apalagi perseorangan itu bukan sebagai lembaga keuangan yang disahkan oleh negara. seperti kisah yang satu ini, Sri asal Kediri telah berhutang ke saudaranya sebesar 10 juta awalnya. lalu tanpa di sadari oleh Sri, hutangnya membengkak menjadi 17 juta. dengan perhitungan bertambahnya bunga yang di konsep berjalan maka nilai hutang yang di bebankan oleh Sri menggemuk.
karena merasa berat akan bebannya, Sri akhirnya kesulitan untuk menyelesaikan tanggungan ke Puji. karena merasa Sri mengalami kesulitan, Puji pun memutuskan untuk menggugat Sri yang terjebak dalam kesulitan. proses sidangpun berjalan dan akhirnya Sri di nyatakan oleh pengadilan tetap harus menyelesaikan Hutangnya kepada Puji. Senen (2/4/18)
anehnya, tanpa kordinasi dengan Sri, rumah maupun sawah milik Sri di kuasai oleh Puji. padahal putusan dari pengadilan tidak menyebutkan harus menguasai rumah maupun sawah, namun putusan tersebut menekankan bahwa Sri harus membayar hutang senilai yang di sampaikan dalam putusan pengadilan.
“saya gak tahu kalau akhirnya Puji menduduki rumah saya dan sawah saya. padahal waktu itu saya sudah ada perdamaian dengan pihak Puji dengan membayar 80 juta kepadanya di hadapan Pengadilan. karena rumah sudah di tempati oleh Puji, akhirnya saya tinggal dengan anak saya di pasuruan” ucap Sri sambil menangis.
Lucunya lagi, Sri kaget tak terhingga saat melihat rumahnya sudah di renovasi oleh Puji. sontak saja Sri semakin shock dengan pemandangan seperti itu.
“ketika saya datang ke kediri untuk melihat rumah saya dan mau bersih bersih, saya terkejut bukan main, karena rumah saya sudah di tempati oleh Puji, dia itu lo saudara saya, kok ya tega melakukan hal semacam ini kepada saya. akhirnya saya di bawa pulang ke pasuruan tempat anak saya tinggal” jelasnya.
rumah Sri yang di ambil alih Puji.

Dan semakin menyedihkan ketika saya pergi dari rumah itu tanpa membawa barang secuilpun milik saya. bahkan sebuah foto milik keluarga saya tidak terselamatkan sama sekali” imbuhnya.
Dengan kejadian ini rakyatjelata.com menelusuri hingga bertemu dengan Kepala Desa untuk menanyakan cerita sebenarnya.
“saya juga tidak tahu kalau akhirnya rumah mbak Sri di tempati Puji. padahal setahu saya ketika mendapatkan panggilan dari Pengadilan Negeri Kediri, mbak Sri cuma di suruh membayar hutangnya kepada Puji, tetapi apa faktanya, rumah milik mbak Sri kini telah di tempati orang lain” kata Suharmaji Kepala Desa Sambi Kediri. (kiki/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.