Dituntut 4 Tahun Penjara, Pedagang Pasar Turi Kecewa

oleh -861 views

SURABAYA, rakyatjelata.com –  Setelah melalui proses yang panjang, jaksa penuntut umum yang menghadirkan terdakwa Henry J Gunawan atas kasus penipuan dan penggelapan pembangunan pasar turi menuntut dengan tuntutan 4 tahun penjara. Namun, tuntutan jaksa tersebut membuat para pedagang pasr turi kecewa.
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Rochmad SH., dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis dari Kejaksaan Negeri Surabaya yang digelar diruang Candra, dihadiri puluhan pedagang pasar turi . Para pedagang lasar turi inipun dikawal oleh puluhan aparat kepolisian untuk meminimalisir kericuhan yang mungkin terjadi saat persidangan.
Dalam tuntutannya, JPU Darwis menuntut terdakwa Henry J Gunawan selama 4 tahun penjara. Jaksa menjelaskan secara detail perbuatan pidana yang dilakukan Henry Jacosity Gunawan.” Kami tidak menemukan alasan yang meringankan hukuman atau menghapus pidana Henry Jacosity Gunawan pada kasus penipuan pedagang pasar turi ini. justru kami banyak menemukan alasan yang memberatkan perbuatan Bos PT GBP tersebut” kata Darwis
Darwis menambahkan bahwa ada lima pertimbangan yang memberatkan pada tuntutan Henry Jacosity Gunawan. Pertimbangan itu adalah, sikap berbelit-belit saat persidangan, tidak mengakui perbuatannya dan masih terlibat tiga kasus pidana lain, satu kasus masih menempuh upaya hukum banding dan dua kasus lainnya dalam proses pelimpahan ke PN Surabaya. “Nah,pertimbangan yang terakhir adalah perbuatannya telah merugikan sejumlah pedagang Pasar Turi sebesar Rp 1.013.994.500 (satu miliar, tiga belas juta, sembilan ratus sembilan puluh empat lima ratus rupiah).” Tukasnya
Tapi,sejumlah pedagang pasar turi yang mengikuti persidangan ini sedikit kecewa dengan tuntutan dari JPU.Pasalnya,para pedagang merasa tuntutan tersebut sangat ringan dibanding dengan perbuatan Henry terhadap para pedagang.” Ini mengecawan kami.Jaksa seharusnya mengetahui bahwa perbuatan Henry sudah kelewat batas” kata Haji Suhaimi salah seorang ketua pedagang pasar turi
H.Suhaimi menambahkan bahwa dirinya dan ke-6 rekannya sesama pedagang pasar turi H. Taufik, H. Abdul sukur, H. Ilham, H. Arwi, H. Rosyid dan H. Kemas, sebelum pembacaan tuntutan sempat diundang ke Kejagung Jakarta untuk dimintai keterangan terkait ada orang yang melaporkan bahwa hanya 21 orang yang membuat laporan kepada henry.
” Sebelum tuntutan, saya dan rekan-rekan diundang ke Kejagung dimintai keterangan bahwa apa benar yang menuntut itu hanya 21 orang, saya jawab ya tidak benar, yang menuntut itu banyak seluruh pedagang pasar turi. Tapi diwakilkan sama kami. Ya mungkin ada laporan pihak lawan yang melaporkan hanya 21 orang saja,” jelas H. Suhaimi usai persidangan.
Seperti berita sebelumnya yang telah di lansir oleh Liputan  Indonesia, Setelah pembacaan tuntutan dari JPU, Hakim Rochamd akhirnya mengakhiri sidang, dengan menunda 2 pekan mendatang untuk terdakwa mengajukan nota pembelaan (pledoi). (jak/zam)

No More Posts Available.

No more pages to load.