Ditemukan Benda Cagar Budaya Revitalasi Alun-Alun Kejaksaan Patut Diberhentikan

oleh -81 views

Cirebon, RakyatJelata.com – Demi penyelamatan benda yang diduga keramat cagar budaya, Pimpinan dan anggota DPRD kota Cirebon adakan rapat koordinasi dengan Aliansi LSM dan Ormas kota cirebon beserta  sejarahwan dan budayawan membahas revitalisasi Alun-alun kejaksaan yang diduga kuat banyak ditemukan benda benda bersejarah.

Acara digelar bertempat di griya sawala jumat (4/10) . Rapat di pimpin oleh wakil ketua DPRD kota Cirebon, M.Handarujati kallamullah S.Sos.  Dalam rapat tersebut membahas terkait  isu temuan benda- benda yang di duga cagar budaya yang ramai di beritakan di berbagai media. Hadir pula sejumlah SKPD  terkait seperti DPUPR,  DKOKP,  BP4D, dan Satpol PP Kota Cirebon, Filolog Cirebon, dalam rapat digelar disampaikan Rapan S.Hasyim mengatakan jika memang benar ada temuan benda – benda tersebut harus di uji dulu oleh arkeolog, jika ada kajian dari arkeolog , pihaknya pun bisa mencari data di naskah kuno untuk memastikan kebenaran akan benda yang punya nilai sejarah tersebut.

Sementara PLT Kepala DKOKP kota Cirebon, Adin Imaduddin Nur mengatakan pihaknya sudah meninjau langsung pembangunan revitalisasi Alun-alun kejaksaan dan berkoordinasi dengan badan arkeolog.

” kami datang kelapangan menanyakan hal itu jika memang di temukan, amankan barangnya dan laporkan ke pihak yang berwenang untuk di lakukan pengujian lebih lanjut” katanya.

Tanggapan lain dikatakan Anggota DPRD kota Cirebon Fraksi Nasdem  kota Cirebon, Andi Riyanto Lie mengatakan jika ada penemuan benda – benda yang di duga cagar budaya segera lapor dan untuk di kaji oleh para ahli.Saya setuju kalau ada masukan bahwa revitalisasi Alun-alun Kejaksan di tunda dulu jika memang benar di temukan benda- benda yang di duga cagar budaya ” ujarnya.

Andi pun mencontohkan perkembangan salah satu gedung di roma, Italia sempat di hentikan saat ada penemuan benda-benda Cagar budaya jangan sampai kita menyesal, karena benda sejarah itu tidak ternilai harganya.

(zaen/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *