Direktur RSUD Gunungsitoli Minta Kadis Kesehatan Segera Jemput Pasien RL

oleh -14.371 views


Rakyat Jelata, Gunungsitoli – Direktur UPTD RSUD Gunungsitoli, dr. Julianus Dawolo, M. Kes meminta Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Wilser Napitupulu, untuk segera menjemput pasien RL yang dinyatakan positif Covid-19 setelah diambil spesimen TCM oleh pihak RSUD Gunungsitoli pada 17 Juni 2020 lalu.

Hal tersebut disampaikan dr. Dawolo kepada wartawan karena menilai pihak Pemerintah Kota Gunungsitoli, (Kadis Kesehatan) melalui pernyataannya disalah satu media (online-red) yang menunjukkan kesan tendensi bahwa, RSUD Gunungsitoli seakan -akan hendak mengusir pasien yang sedang diisolasi.

“Apakah tak ada bahasa lain yang lebih santun dan etis? dan lagi pula, pasien RL yang harus diisolasi karena positif covid, itukan tugas mereka untuk mengisolasi. Sepertinya Kadis Kesehatan Kota melimpahkan tugasnya ke RSUD gunungsitoli. Paling tidak mereka bisa menunjukkan bahwa mereka butuh bantuan RSUD Gunungsitoli, dan juga menunjukkan tanggung jawab akan hal itu” tulis dr. Dawolo kepada wartawan via whatsapp, Minggu (21/6).

Dijelaskan dr. Dawolo, sesuai ketentuan yang ada, pasien yang dirawat di RSUD hanya yang menderita gejala berat dan sedang, maka pasien RL yang dinyatakan positif dan berangsur membaik sudah bisa diisolasi dirumah atau tempat isolasi yang disediakan pemerintah kota.

“Saya berharap kiranya kadis kesehatan kota segera menjemput pasie RL untuk di isolasi di Puskesmas/Pustu/ Polindes atau rumah isolasi yang mungkin telah disediakan pemerintah kota dari anggaran penanganan covid-19” kata dr. Dawolo.

Lagi, kata dr. Dawolo bahwa,
Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli yang menyatakan tempat isolasi belum siap, itu hanya alasan buang tanggungjawab.

“Tempat isolasi bisa dialih fungsikan di Pustu atau Puskesmas atau menyewa hotel atau penginapan. RS hanya mengikuti alur pelayanan sesuai ketentuan, RS tidak menolak pasien apalagi mengusir pasien. Jadi mari bersama sama bertanggungjawab, termasuk Kadis Kesehatan Kota harus bertanggungjawab untuk menyediakan tempat isolasi dan melakukan isolasi kepada pasien Covid 19 yang tidak ada gejala atau gejala ringan” tegas dr. Dawolo. (aza)