Diduga Memainkan Dana RAB,Pembangunan PAMSIMAS Di Desa Cikarageman Tak Transparan

oleh -244 views

Bekasi, RakyatJelata.com – Pamsimas merupakan salah satu program nasional dalam penyediaan air minum dan sanitasi yang berbasis masyarakat dengan dukungan dana dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan kontribusi masyarakat.

Desa Cikarageman adalah salah satu desa di kecamatan Setu kabupaten Bekasi yang merealisasikan program PAMSIMAS tepatnya di Rt 01/ Rw 07,akan tetapi pembangunan tersebut diduga tidak transparan dalam hal anggaran dana.

“pembangunan ini(PAMSIMAS/red) kurang lebih sudah satu bulanan,kalau masalah dana anggaran kita tidak tau(tidak ada papan proyek)”ungkap salah satu warga setempat.(11/10/2019).

Undang Undang No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang menjamin masyarakat untuk mengetahui dan memperoleh informasi publik dalam rangka mewujudkan peran serta aktif masyarakat dalam penyelenggaraan negara dan pemerintahan. Pemerintah Desa dapat dikategorikan sebagai badan publik karena mengelola dana dari APBN dan APBD dan menjalankan fungsi-fungsi pelayanan terhadap masyarakat.

“kami selaku anggota dari LSM GMBI KSM SETU distrik kabupaten Bekasi yang berfungsi sebagai sosial kontrol khususnya di wilayah kecamatan setu menduga adanya permainan anggaran dana RAB dalam proyek pembangunan pamsimas disini”ujar Gibran saat di lokasi pembangunan pamsimas
“kita sudah ingatkan sampai tiga kali ke Narmin atau yang dikenal dengan panggilan bang jumbo selaku ketua pamsimas untuk memasang papan proyek tapi sampai saat ini masih di abaikan”tambahnya

masih menurutnya,bahwa ketua pamsimas bahkan menantang untuk di viralkan terkait hal ini”silahkan bawa media(wartawan) datang kesini”kesalnya yang menirukan cetus bang jumbo yang sekaligus merangkap ketua karang taruna

Gibran Berharap dana yang dari rakyat kembali untuk rakyat,digunakan sesuai mestinya dan tepat sasaran
“dari rakyat untuk rakyat jangan sampai ibarat bawa gayung bolong(bocor)nanti sampainya dikit banget”harapnya

saat di konfirmasi via jaringan WA (12/10/2019) terkait proyek tersebut,Narmin menjelaskan
“Oooh eta..te jdi2 nyieumh nya angges ges d bayar deui ku urg(oh itu,,ngga jadi jadi bikinnya padahal sudah ku bayar)”
“D tanyaken k nu nyieuna tibang tarsok2(ditanyakan jawabnya nanti nanti)”

sangat di sayangkan,pembangunan memakai dana masyarakat yang terencana dan seharusnya transparan tapi kurang tegas dalam pekerjaannya.

(slam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *