Di tahun 2019, Ada 168 Jabatan Kepala Desa di Bojonegoro Kosong

oleh -632 views

BOJONEGORO, Rakyatjelata.com – Di tahun 2019 nanti, di pastikan ada sebanyak 168 jabatan kepala desa di 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro kosong, Untuk pengisian jabatan tersebut, saat ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) masih meninta masukan masukan dari para stake holder (Pemangku Kepentingan)
Hal tersebut disampaikan oleh PLT Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Moch. Kosim pada saat acara Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang II Tahun 2019 siang kemarin, Selasa, (30/10), di Pendopo Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro.
“ini merupakan langkah awal meminta masukan dari pemangku kepentingan (stake holder) terkait pelaksanaan Pilkades Serentak di Tahun 2019 mendatang, dan hasilnya nanti akan kami sampaikan kepada Bupati,”ucap Moch kosim.
Dalam sambutan Wakil Bupati Bojonegoro H. Budi Irawanto menyampaikan bahwa Pilkades serentak Tahun 2019 sama dengan Pilkada serentak. Untuk itu dalam penyelenggaraannya nanti harus mematuhi perundang – Undangan yang berlaku. Sehingga diharapkan untuk Pikades serentak 2019 mendatang bisa berlangsung aman dan tertib dan itu harus menjadi komitmen bagi semua pihak”,tegasnya.

Dalam kesempatan itu pula Djoko Lukito, S.Sos.MM selaku Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra menyampaikan “sebagai amanat Permendagri No.112 Tahun 2014, dalam 6 Tahun ini kita melakukan pilkades serentak sebanyak 3 Kali. Untuk itu kita duduk bersama disini, dalam rangka mengambil langkah strategis dalam pelaksanaannya”, ajaknya
Djoko Lukito menambahkan bahwa untuk pelaksanaan Pilkades serentak 2019 nanti harus melihat kondisi dan kosekuensinya, yaitu Kondisi di tahun 2019 itu Karena dari 168 Kepala Desa yang lowong ada 4 Desa yang dikepalai oleh Penjabat kades (Tahun 2017 dan 2018), 5 Kepala Desa yang berakhir bulan April 2019, 1 Desa Kades yang berakhir Bulan Juni, 18 Desa Kades yang berakhir Bulan juli, 120 Desa Kades yang berakhir bulan Agustus dan 20 Desa Kades yang berakhir di bulan Desember.
Kemudian Djoko Lukito menggambarkan jika Pilakdes serentak dilakukan pada bulan pebruari 2019 sebelum Pileg dan Pilpres maka konsekuensinya bagi kepala Desa yang masa jabatanya berakhir Juni, Juli dan Agustus harus undur diri sebagai Kepala Desa, dan akan banyak diangkat Penjabat Kepala Desa.
Untuk di ketahui Acara ini diikuti oleh 27 camat, 168 kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dan di buka secara resmi oleh wakil Bupati Bojonegoro H. Budi Irawanto (ArifH/red)